Lucio: Sikat Roma!

Kompas.com - 20/08/2010, 22:31 WIB

MILAN, KOMPAS.com — Bek Inter Milan, Lucio, mewajibkan timnya melumat AS Roma di Piala Super Italia, Sabtu (21/8/2010), karena tiga gelar musim lalu belum cukup memuaskan nafsunya.

Lucio memenangkan segalanya bersama Inter musim lalu. Ia menjadi andalan utama di lini belakang dan sukses meraih scudetto, Piala Italia, serta Liga Champions. Sempat mengalami kegagalan di Piala Dunia 2010 bersama tim nasional Brasil, Lucio mencoba bangkit lagi.

Kepada La Gazzetta dello Sport, Lucio mengaku masih lapar kesuksesan. "Rasa lapar sama seperti musim lalu. Anda tidak bisa mengharapkan seseorang untuk bisa puas. Dalam sebuah klub besar, Anda dipaksa untuk melupakan sukses dengan cepat," kata Lucio.

"Musim lalu, Roma bersaing dengan kami di Piala Italia dan Serie-A hingga menit-menit akhir. Mereka sangat dekat dengan Inter. Roma memiliki kualitas teknis yang luar biasa. Mereka juga memiliki pemain-pemain berbakat."

"Aku berharap pertandingan nanti berjalan di level tinggi karena aku ingin melihat tiket San Siro terjual habis," pungkas Lucio.

Selain Piala Super Italia, "La Beneamata" juga masih memiliki dua trofi lagi yang akan mereka perebutkan musim ini, yaitu Piala Super Eropa dan Piala Dunia Antarklub. Jika sukses menyapu bersih, Inter akan menyamai prestasi Barcelona tahun lalu yang sukses memenangkan enam gelar dalam setahun. (GDS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau