Jorge Lorenzo, Maskot Baru Iklan Yamaha

Kompas.com - 22/08/2010, 07:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Seiring hengkangnya Valentino Rossi tahun depan ke Ducati, PT Yamaha Motor Kencana Indonesia mengubah strategi promosinya. Produsen berlambang garputala itu menyiapkan Jorge Lorenzo sebagai maskot baru. Hal ini terasa lebih karena pebalap Spanyol ini sangat berpeluang menyabet gelar Juara Dunia 2010.

Dyonisius Beti, Presiden Direktur PT Yamaha Motor Kencana Indonesia (YMKI), mengatakan, Rossi memang memberikan pengaruh besar bagi Yamaha, tak hanya di Indonesia, tapi juga dunia. Gelar juara dunia lima kali yang di torehkan mampu mendongkrak posisi Yamaha di dunia balap motor paling bergengsi di dunia, MotoGP.

"Tapi kita harus berjalan maju. Menurut saya, kepindahan Rossi ke Ducati tak akan memengaruhi penjualan di Indonesia. Justru kami akan siapkan Lorenzo menggantikan sosok Rossi dan jualan akan terus tumbuh," ujar Dyon di sela-sela peluncuran Byson di Jakarta, jelang akhir pekan lalu.

Sepertinya kepindahan Rossi ini juga memaksa Yamaha meninggalkan iklan dan promosi yang dilakukan untuk beberapa model motor, seperti Jupiter MX. Artinya, bakal banyak tender baru bikin iklan yang bisa digaet production house lokal.

Figur Rossi selama tujuh tahun belakangan telah menjadi sosok pahlawan bagi pengguna sepeda motor, khususnya dari kalangan anak muda. Apakah Lorenzo mampu menggantikan kharisma yang ditinggalkan "The Doctor"? Kita simak bersama tahun depan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau