Damri Tambah Armada Untuk Lebaran

Kompas.com - 22/08/2010, 23:03 WIB

PONTIANAK, KOMPAS.com - Kepala Perum Damri Pontianak Ferdik Sakona mengatakan pihaknya akan menambah tiga unit armada bus untuk mengantisipasi lonjakan penumpang lebaran September mendatang.

"Tiga armada baru itu didatangkan dari Jakarta, rencananya akan datang pada H-7, namun kami minta dipercepat," kata Ferdik, Minggu (22/8/2010).

Hal itu dikarenakan, lonjakan penumpang diperkirakan akan terjadi pada H-7 lebaran.

"Saat ini Perum Damri Pontianak memiliki 34 armada yang beroperasi untuk tujuan Pontianak-Sintang, Nanga Pinoh, Tayan, Brunai Darussalam, dan Kuching," ungkap Ferdik.

Selain itu, terhitung 1 september 2010 Perum Damri Pontianak akan memberlakukan tarif baru sesuai dengan SK Gubernur Kalbar tahun 2008.

"Kenaikan akan berlaku bagi bus jurusan Sintang dan Nanga Pinoh," terang Ferdik.

Lebih lanjut Ferdik mengatakan, kenaikan tarif bus untuk dua jurusan itu masing-masing Rp 5.000 dan Rp 10.000.

"Sebenarnya hal itu sendiri bukanlah penetapan baru dikarenakan kenaikan tarif berdasar pada SK Gubernur Kalbar tahun 2008. Tarif yang saat ini masih berlaku adalah tarif sesuai tahun 2005," jelas Ferdik.

Sementara itu, tarif yang saat ini masih berlaku untuk bus Pontianak-Sintang yakni sebesar Rp 100 ribu sedangkan Pontianak-Nanga Pinoh yakni sebesar Rp 115 ribu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau