Shakira Terancam Denda

Kompas.com - 23/08/2010, 22:40 WIB

BARCELONA, KOMPAS.com — Penyanyi Shakira terancam hukuman denda. Gara-garanya, ia tak mengenakan helm saat berkendaraan dan nekat nyebur ke kolam air mancur saat shooting untuk pembuatan video klip terbarunya di Barcelona.

Tindakan tersebut dianggap sebagai  pelanggaran di kota tersebut. Saat ini pihak berwajib tengah menyelidiki masalah yang berdampak pada penetapan sanksi denda baginya.

Sejak awal minggu lalu, pelantun "Waka Waka" itu telah berada di Barcelona untuk video klip dari single terbarunya yang dari album anyar Sale El Sol. Di dalam cuplikan gambar tersebut, terlihat dia menggunakan atasan bikini dan celana hitam, menari di kursi belakang motor yang dikendarai seorang lelaki tanpa menggunakan helm.

Seperti di video-video sebelumnya, penyanyi asal Kolombia ini tampil begitu menggoda dengan goyangan pinggulnya yang khas.   

Seperti dikabarkan aceshowbiz. com, kekasihnya, Antonio de la Rua, terlihat mendampingi  Shakira saat proses penggarapan video tersebut.  

Rencananya, Shakira akan merilis Sale El Sol di Amerika Serikat pada 2 November. Calle 13 dan Pitbull mengatakan bahwa mereka akan menjadi bintang tamu dalam albumnya tersebut.

Informasi lainnya masih dirahasiakan, namun Shakira mengatakan dia akan melakukan  tur yang interaktif sepanjang musim dingin dan dia berjanji Tour of Earthly Delights yang akan datang akan berbeda dari yang lainnya.

Tur ini akan dimulai 15 September di Montreal, QC, dan berlanjut sampai 20 Desember di London. Kehidupan Shakira saat berada di perjalanan selama tur pun akan diabadikan dan menjadi reality series yang berjudul Katy Brand Meets.  (ACE/M10-10/EH)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau