Transfer pemain

AC Milan Berupaya Boyong Ibrahimovic

Kompas.com - 24/08/2010, 03:24 WIB

Milan, Senin - Manajemen AC Milan melalui Ketua Eksekutif Adriano Galliani akhirnya membenarkan rumor ketertarikan mereka untuk memboyong striker Barcelona, Zlatan Ibrahimovic. Meski demikian, upaya Milan menarik Ibra ke San Siro tidak akan mudah.

”Kami akan berupaya meski kelihatannya memang sangat sulit,” kata Galliani seperti dikutip media Italia, Gazzetta dello Sport, Senin (23/8).

Pernyataan Galliani merupakan konfirmasi yang pertama kali sejak berembusnya isu kemungkinan bergabungnya Ibra ke Milan dalam dua pekan terakhir.

Isu kepindahan Ibra terkait dengan posisi mantan pemain Inter Milan tersebut di tim Barcelona yang mulai tidak jelas. Ibra menjalani laga yang kurang mengesankan bersama Barcelona pada musim lalu. Posisinya kian terdesak setelah Barcelona merekrut striker tim nasional Spanyol, David Villa, dari Valencia.

Pada laga kedua Piala Super Spanyol melawan Sevilla pekan lalu, Ibra juga tidak diturunkan Pelatih Pep Guardiola.

Sementara Milan membutuhkan Ibra karena lini depan mereka masih belum terlalu memuaskan. Pada laga pemanasan Piala Berlusconi Minggu kemarin, Milan kalah adu penalti dari Juventus setelah bermain imbang 0-0 di waktu normal.

Pencapaian itu tentunya bukan hasil yang bagus menjelang laga perdana kompetisi Serie A melawan Lecce pekan depan.

Namun, agen Ibrahimovic, Mino Raiola, meragukan kliennya akan pindah ke Milan. Apalagi Milan saat ini masih menghadapi masalah keuangan.

”Ibra bukan pemain yang akan dipinjamkan Barcelona ke klub lain. Pelatih Barcelona Guardiola juga tidak ingin melepas dia. Jadi, pindah ke Milan rasanya tidak mungkin,” kata Raiola.

Transfer pemain di Italia pada musim ini tidak terlalu menonjol. Hanya Juventus dan Genoa yang paling aktif dalam bursa. Juara Serie A dan Liga Champions, Inter Milan, juga tidak terlalu aktif. Sejauh ini mereka masih diisukan akan merekrut pemain Liverpool, Dirk Kuyt.

Squillaci ke Arsenal

Sementara itu, klub Spanyol, Sevilla, menyetujui kepindahan pemainnya, Sebastien Squillaci, ke klub Inggris, Arsenal.

Pemain berusia 30 tahun anggota tim nasional Perancis di Piala Dunia Afrika Selatan itu juga sudah diberikan izin menjalani tes kesehatan di markas Arsenal.

Squillaci sudah membela Sevilla selama dua musim setelah direkrut dari klub Perancis, Olympique Lyon, dengan nilai transfer 6,5 juta euro.

Kepindahan Squillaci ke Arsenal akan berjalan mulus karena Sevilla sudah sengaja tidak memainkan dia di ajang kualifikasi Liga Champions pekan lalu melawan Braga.

Arsenal membutuhkan Squillaci untuk menggantikan posisi William Gallas yang memilih hengkang dan bergabung bersama klub kota London lainnya, Tottenham Hotspur.(REUTERS/AFP/OTW)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau