Kenapa Anak Saya Selalu Tidur Larut Malam?

Kompas.com - 25/08/2010, 09:31 WIB

TANYA :  Dokter, anak saya seorang perempuan, sekarang baru berusia 19 bulan. Dia susah sekali tidur bila waktu malam tiba. Paling awal tidurnya jam 11.00, kadang  jam 01.00 dini hari baru tidur. Yang dia lakukan adalah bermain dengan mainannya, kadang pengen suka nonton cd kesukaannya.

Daya nalarnya tinggi dan tidak rewel, tetapi bikin saya stres karena sudah capek kerja harus begadang dan sering kesiangan masuk kerja. Coba saya tanya ke yang lain, anak seusianya tidurnya paling antara jam 7 - 8 Apakah anak saya mengalami kelainan dok? Mohon penjelasan dokter, terima kasih.

(Frediana 26) JAWAB :  Jadwal tidur anak sebenarnya dipengaruhi oleh faktor kebiasaan orangtua dalam mendidik dan membiasakannya tidur pada waktu tertentu. Kebiasaan itu lambat laun akan menetap dan menjadi jadwal tidurnya.

Kebiasaan tidur terlalu malam juga dapat disebabkan oleh kebiasaan-kebiasaan atau "ritual" yang dilakukan sebelum tidur, seperti yang mungkin sering dilakukan untuk si kecil yaitu menonton cd kesayangannya. Faktor lain yang mungkin mempengaruhi adalah rasa lapar, orangtua yang bekerja dan pulang ke rumah pada waktu malam hari sehingga ia terbiasa menunggui ayah ibunya sampai di rumah untuk dapat bercengkerama, dan sebagainya.

Waktu tidur untuk anak seusia si kecil memang berkisar antara 7-10 jam sehari. Cobalah untuk secara perlahan mengubah/menghilangkan kebiasaannya untuk bermain/menonton vcd sebelum tidur. Mulailah menetapkan "peraturan" waktu tidur, yaitu dengan mencoba menerapkan peraturan (tentu sesuai dengan tingkat pemahamannya) pada saat itu ia sudah ada di tempat tidur dan mencoba tidur, mungkin membantunya dengan membacakan cerita pendek sebelum tidur. Demikian, semoga penjelasan ini dapat membantu memecahkan masalah si kecil.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau