Mobil Satpol PP Dilempari Pengamen

Kompas.com - 26/08/2010, 21:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Tindakan tidak terpuji dilakukan sejumlah pengamen di wilayah Pesing, Jakarta Barat. Mereka melempari kendaraan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Grogol Petamburan, yang tengah melakukan patroli rutin. Akibat kejadian itu, satu unit mobil milik Satpol PP rusak parah. Kaca mobil bagian depan hancur terkena lemparan batu. Beruntung tidak ada anggota Satpol PP yang terluka.

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui penyebab pasti mengapa para pengamen yang berjumlah sekitar 20 orang itu melakukan tindakan kekerasan. Sebab, Satpol PP juga tidak melakukan penertiban dan hanya melintas. "Anggota sedang melakukan patroli rutin dan tidak melakukan penertiban, tiba-tiba ada sekitar 20 orang pengamen menyerang mobil petugas dengan melemparkan batu," kata Choiruddin, Kasi Operasi Satpol PP Jakarta Barat, saat dihubungi beritajakarta.com, Kamis (26/8/2010).

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 17.00. Pada saat dilempari, sekitar 10 orang anggota Satpol PP yang berada di lokasi bersama beberapa anggota polisi langsung melakukan pengejaran terhadap pengamen. Namun, para pengamen tersebut berhasil melarikan diri. "Diduga, para pengamen yang melakukan pelemparan itu yang biasa mangkal di daerah Jembatan Gantung," kata Choiruddin.

Choirudin mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk melacak dan mengejar para pelaku pelemparan. "Sekarang saya sedang bersama intel untuk melacak dan mengejar keberadaan mereka," katanya.

Sementara satu unit mobil Satpol PP yang menjadi sasaran pelemparan pengamen tersebut telah diamankan di Kelurahan Wijaya Kusuma.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau