Taufik-Chong Wei Dibayangi Konflik

Kompas.com - 27/08/2010, 09:21 WIB

JAKARTA, Kompas.com — Tunggal putra Indonesia, Taufik Hidayat, akan menghadapi unggulan pertama asal Malaysia, Lee Chong Wei, di perempat final kejuaraan dunia bulu tangkis, Jumat (27/8/2010).

Taufik lolos ke perempat final dengan menyingkirkan pemain Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk, 21-8, 21-14. Sementara Chong Wei lolos dengan menyingkirkan pemain Inggris, Rajiv Ouseph, 21-9, 21-9, dalam pertandingan di Stadion Baron Pierre de Coubertin, Paris.

Taufik dan Chong Wei telah bertemu 14 kali dengan rekor pertandingan 9-5 buat keunggulan pemain Malaysia tersebut.  Terakhir kali, Chong Wei mengalahkan Taufik dalam pertandingan final Indonesia Terbuka di Jakarta, Juni.

Kedua pemain tersebut merupakan sahabat dekat. Namun dengan situasi hubungan kedua negara yang memanas, tampaknya pertemuan keduanya menjadi lebih bermakna.

"Meski kami sering bertemu, setiap pertandingan berlangsung berbeda," kata Chong Wei. "Kami sudah saling mengenal gaya masing-masing. Kita tidak bisa menebak hasil pertandingan berdasar rekor yang ada."

Sementara Taufik mengakui kondisinya sudah berbeda dengan saat ia menjadi juara dunia pada 2005 lalu. "Saya memang mulai menemukan kembali permainan saya. Namun, menghadapi Chong Wei memang sulit karena ia dalam kondisi puncak," kata Taufik. "Namun tidak ada yang bisa memperkirakan hasil karena saya memiliki kesempatan yang sama dengannya," kata Taufik.

Pemain Indonesia lainnya yang akan turun di babak perempat final Jumat ini adalah  Markis Kido/Hendra Setiawan dan Nova Widianto/Lilyana Natsir.

Jadwal perempat final: Fang Chieh Min (6) (TPE)/Lee Sheng Mu (TPE)-(INA) Markis Kido (2)/Hendra Setiawan Lee Chong Wei (1) (MAS)-(INA) Taufik Hidayat (5) Nova Widianto (1)/Liliyana Natsir (INA)-(8) Zheng Bo/Ma Jin (CHN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau