Jenis MPV Paling Dicari untuk Mudik

Kompas.com - 27/08/2010, 15:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang Idul Fitri, seperti biasa, bisnis persewaan mobil lagi diserbu konsumen alias kebanjiran order. Ada yang untuk dipakai mudik ke luar kota atau hanya di dalam kota. Dari pantauan Kompas.com, tipe kendaraan yang banyak diminati adalah jenis mobil keluarga alias multi purpose vehicle atau MPV.

Daddy Doxa Manurung, National Operation Manager TRAC-Astra Rent a Car, mengatakan, kebutuhan konsumen untuk mudik utamanya adalah jenis mobil dengan volume besar. Pasalnya, saat mudik ada tradisi mengajak semua anggota keluarga dan tambahan barang bawaan yang tak sedikit.

Tak heran, dari penelusuran Kompas.com, berbagai perusahaan rental lebih banyak menyediakan MPV. "Hampir 90 persen penyewaan saat Lebaran itu MPV, baik low, medium, atau high," ujar Daddy kepada Kompas.com, hari ini.

Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Rental Kendaraan Indonesia (Asperkindo) Pongki Pamungkas menambahkan, secara umum memang terjadi peningkatan penyewaan kendaraan ketimbang tahun 2009. Hanya, pasar rental ke ritel atau konsumen langsung masih sangat kecil jumlahnya, hanya 5 persen dari total.

"Memang bertambah, tapi bisnis utama rental mobil itu adanya di penyewaan perusahaan (fleet). Kalau menjelang Lebaran seperti ini, masih kecil sekali jumlahnya. Cuma sebagai appetizer," tambah Pongki.

Bagi Anda yang punya niat menyewa kendaraan untuk ke luar kota (tanpa sopir),  mungkin harga yang tertera ini bisa jadi patokan dasar. Pertama, model low MPV yang dihuni berbagai jenis, seperti (Avanza, Xenia, dan APV). Harga yang ditawarkan sekitar Rp 500.000 per hari. Kalau seminggu, biaya yang dikenakan antara Rp 3,5 juta dan Rp 4 juta.

Kedua, mobil medium MPV seperti Innova. Harga yang ditawarkan lebih tinggi, sekitar Rp 660.000 per hari. Biasanya ada juga paket seminggu atau sepuluh hari dengan biaya yang dikalikan lama penyewaan plus PPn 10 persen.

Ketiga, MPV Premium seperti Alphard dengan penawaran harga Rp 2,5 juta per hari.

Selain tipe MPV, ada juga sedan dengan beberapa model. Sedan tipe mini dibanderol Rp 700.000 per hari. Selanjutnya, tipe sedan kecil (small) dibanderol Rp 1,1 juta per hari. Adapun sedan menangah (mid-size) Rp 1,5 juta per hari.

Ditanggung Asuransi Jumlah perusahaan rental yang ada di Ibu Kota memang banyak. Tiap perusahaan memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Namun, ada beberapa layanan yang perlu diperhatikan konsumen saat menentukan tempat menyewa mobil untuk mudik. Salah satu yang utama adalah pastikan bahwa perusahaan menanggung biaya asuransi kendaraan.

"Kalau di Trac, memang harga lebih kompetitif, tapi pelayanan di atas rata-rata. Semua mobil dan penumpang dapat asuransi. Kalau ada insiden di jalan, disediakan mobil pengganti atau masuk ke bengkel rekanan terdekat. Selain itu, menabrak mobil lain, maka biaya perbaikan pihak ketiga akan ditanggung perusahaan maksimal Rp 50 juta," beber Daddy.

Nah, jangan sampai salah pilih kendaraan mudik atau perusahaan rental yang ada. Pastikan juga, mobil yang dipilih sesuai dengan kebutuhan dan terutama kantong Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau