Menjadi Organizer untuk Diri Sendiri

Kompas.com - 27/08/2010, 19:24 WIB

KOMPAS.com - Bagaimana Anda menjalani aktivitas setiap harinya? Cenderung berjalan saja apa adanya tanpa rencana, atau sebaliknya, mencatat rapi semua kegiatan dalam fitur kalender di ponsel? Coba saja kenali sejauhmana Anda mengorganisasi diri, dengan kriteria di bawah ini. Lihat juga apakah Anda menjalani yang kebanyakan orang lakukan.

Mengandalkan ponsel sebagai panduan
Ponsel menjadi barang penting yang tak boleh terlupakan setiap hari. Daftar aktivitas atau tugas Anda setiap harinya tersimpan rapi di ponsel. Semua rencana tersusun di sana, dan ponsel inilah yang akan memberitahu kemana Anda akan pergi pagi, siang, sore, hingga malam.

Jika ini kebiasaan Anda, sekitar 10 persen pembaca yang mengikuti poling dari situs Shine (saat artikel ini dibuat) memiliki cara yang sama dengan Anda.

Selalu menyimpan barang pada tempatnya
Di rumah Anda, sudah tersedia meja atau wadah tempat menyimpan berbagai barang bawaan selepas bekerja. Begitu memasuki rumah, Anda sudah menuju tempat menggantung kunci kendaraan, wadah penyimpan ponsel, kacamata, dan meja yang khusus menjadi kediaman tas Anda. Begitupun dengan tempat jaket dan sepatu. Semua tertata rapi pada tempatnya, begitu tiba di rumah.

Sekitar 19 persen peserta poling menjawab hal yang sama.

Patuh pada rencana, dan bisa mengatakan tidak untuk acara mendadak
Waktu begitu berharga bagi Anda, sehingga tak mudah bagi Anda mengiyakan semua undangan acara jika tak direncanakan sejak awal. Begitupun saat mendapatkan tawaran project yang membutuhkan komitmen, Anda akan sangat memperhitungkannya, dan melihat kembali daftar kerja Anda. Jadi, Anda cenderung tak bisa spontan menyetujui ajakan mendadak yang tanpa perencanaan sebelumnya.

Hanya 11 persen peserta poling yang melakukan hal ini.

Selalu berbenah minimal 10 menit menjelang tidur
Menjelang malam hari, begitu tiba di rumah Anda akan memastikan untuk berbenah minimal 10 menit. Kebiasaan seperti ini selalu berulang setiap hari sebagai bagian rutinitas yang terjadwal. Bisa jadi, Anda hanya bisa tidur nyaman dengan kondisi rumah atau kamar yang lebih baik, setidaknya tidak berantakan.

Sekitar 13 orang melakukan hal ini setiap hari.

Menuliskan segala hal di kalender
Janji bertemu sahabat, jadwal membayar tagihan, hingga tanggal terakhir menstruasi, semua tercatat di kalender Anda. Bagi Anda menuliskan semua hal yang dianggap penting dalam kalender akan memudahkan rencana aktivitas Anda setiap harinya.

Cukup banyak yang melakukan hal ini, sekitar 12 persen.

Sesekali mencoba resep baru, tetapi lebih sering memasak makanan favorit saja
Mencoba resep baru perlu direncanakan waktunya, jadi melakukannya hanya cukup sesekali. Anda lebih sering melakukan kebiasaan yang sudah berjalan setiap harinya, memasak makanan kesukaan. Melakukan hal spontan tanpa direncanakan sebelumnya bukan menjadi kebiasaan Anda.

Hanya sembilan persen orang yang melakukan ini.

Mengatur jadwal olahraga seminggu sebelumnya
Semua hal harus terencana dengan baik, termasuk jadwal fitnes, yoga, atau renang sekalipun. Hal ini akan memudahkan Anda menyesuaikan dengan kegiatan lainnya. 

Hm..., hanya lima persen pelaku kebiasaan ini, ataukah mungkin sedikit orang yang berolahraga?

Membuat daftar keinginan dan menempelkannya di tempat yang mudah dilihat setiap hari
Apa yang paling Anda inginkan dalam hidup perlu dicatat, lalu ditempelkan di suatu tempat di kamar atau bagian lain rumah Anda. Cara ini akan memotivasi Anda untuk meraih gol yang sudah Anda targetkan. Karenanya, Anda merasa perlu melakukan aktivitas setiap hari atau setiap minggu sesuai jadwal. Jika ada kegiatan yang tak mendukung Anda meraih gol tersebut, Anda takkan membuang waktu untuk melakukannya.

Oke, semakin sedikit orang yang melakukan hal ini, hanya lima persen saja. Padahal ada baiknya mencatat apa saja yang Anda inginkan agar tujuan lebih spesifik dan Anda tahu apa yang sedang Anda tuju.

Anda punya cara lain untuk mengatur diri sendiri? 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau