Gunung Sinabung Semburkan Debu

Kompas.com - 28/08/2010, 00:19 WIB

KABANJAHE, KOMPAS.com - Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Jumat (27/8) sekitar Pukul 20.00 WIB menyemburkan debu belerang.

Beberapa warga  di sekitar Kecamatan Namo Terang menyebutkan, debu berwarna putih bercampur zat belerang tersebut menyembur berulang kali dari kawah Gunung Sinabung hingga radius puluhan kilometer. Beberapa jam sebelum peristiwa itu warga sempat mendengar suara gemuruh di sekitar puncak gunung tersebut.

"Kejadian seperti itu sebelumnya tidak pernah terjadi dan banyak warga sempat panik melihat semburan debu putih dengan bau belerang itu," kata Hardi, warga Desa Kuta Gugung, Kecamatan Namo Terang.

Menyusul adanya semburan itu ratusan warga di sekitar kaki gunung berapi yang masih aktif itu terpaksa mengungsi. Debu belerang juga menyebar hingga ke sejumlah jalan raya di Kabupaten Karo, sehingga cukup mengganggu pengguna jalan.

Intensitas semburan debu bercampur belerang yang melanda sejumlah desa di Kabupaten Karo tersebut dirasakan mulai berkurang menjelang pukul 22.00 WIB atau dua jam pasca semburan awal.

Hardi menambahkan hingga menjelang Jumat tengah malam di desanya belum ada terlihat Tim SAR maupun petugas dari Satuan Koordinasi Pelaksana (Satkorlak) Penanggulangan Bencana Pemkab Karo.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau