JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengapresiasi kerja Panitia Seleksi Pimpinan KPK atau Pansel Pimpinan KPK yang menetapkan Bambang Widjojanto dan Busyro Muqoddas sebagai dua calon pimpinan KPK. Pilihan kepada keduanya dinilai tepat.
"Kami mengapresiasi kerja dari pansel pimpinan KPK yang telah berhasil melahirkan calon yang mampu dan kredibel," kata Anas, Sabtu (28/8/2010).
Tujuh nama yang menjalani seleksi tahap akhir dinilai sebagai tokoh-tokoh yang layak menjadi pimpinan KPK. Pengerucutan menjadi dua nama yang dipilih pansel merupakan pilihan terbaik di antara yang terbaik.
"Dengan munculnya Bambang dan Busyro sebagai calon, kita bisa berharap citra dan kinerja KPK ke depan akan makin baik. Kedua tokoh tersebut layak untuk memanggul ekspektasi publik dan proyek besar bangsa ini untuk pemberantasan korupsi," ujarnya.
Ia juga yakin, pilihan pansel itu akan memudahkan DPR yang akan melakukan uji kelayakan dan kepatutan dan memilih satu yang terbaik di antara kedua calon. "Boleh dikatakan bahwa "pejam mata" saja, DPR akan mampu memilih tokoh yang tepat. Siapa pun yang terpilih tetap saja terbaik dan kita harapkan bisa memanggul tugas sejarah yang besar dan mulia," kata mantan Ketua Fraksi Partai Demokrat ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang