JAKARTA, KOMPAS.com — Menjelang mudik Lebaran, Pasar Tanah Abang di Jakarta Pusat dipadati pengunjung. Hal itu mengakibatkan omzet para pedagang, terutama pedagang pakaian muslim, meningkat 50-100 persen.
Pemilik kios busana muslim Labo Ce di Blok A Pasar Tanah Abang, Syafrizal (45), Sabtu (28/8/2010), mengatakan, omzetnya meningkat dari Rp 11.375.000 menjadi Rp 45.500.000 per hari. Itu baru omzet baju koko, baik yang dibeli satuan maupun kodian. "Lonjakan omzet tersebut terjadi mulai awal Agustus 2010," kata dia.
Pujiyanto (41), warga Sragen, Jawa Tengah, mengaku memborong busana muslim untuk dipakai sendiri dan diberikan kepada saudara-saudara di kampung saat Lebaran. Dia membeli lima baju koko dan tiga gamis senilai total Rp 525.000.
"Tidak enak jika tidak membawa oleh-oleh buat keluarga di kampung," kata Pujiyanto yang bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah pusat perbelanjaan.
Selain itu, sejumlah pedagang dadakan bermunculan memenuhi jalan menuju Pasar Tanah Abang dan menempati tempat parkir sepeda motor di antara gedung pasar Blok A dan F. Hal itu mengakibatkan para pengunjung yang akan masuk ke pasar berdesak-desakan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang