TANGERANG, KOMPAS.com - PT Angkasa Pura II, selaku pengelola Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta dan bagian operasional Air Trafic Service (ATS) Operasional di bandara itu hingga kini belum mengetahui penyebab tak berfungsinya radar, sarana sangat vital di kawasan tersebut.Mereka masih menelusuri penyebab tak berfungsinya radar yang sudah berusia 15 tahun tersebut.
"Sampai saat ini tim sedang mengkaji, menggali, dan melakukan investigasi penyebab tidak berfungsinya radar tersebut," kata Sekretaris Perusahaan PT Angakasa Pura II Hari Cahyono kepada Kompas, Minggu (29/8/2010) sore.
Saat ini sedang berlangsung jumpa pers dari manajemen PT Angkasa Pura II mengenai peristiwa tersebut di bandara.
Senada dikatakan Deputi General Manager of Air Trafic Service (ATS) Operasional PT Angkasa Pura II Batara Nainggolan. "Kita belum ketahui apa penyebab tidak berfungsinya radar dan lokasi titik yang mengalami kerusakan. Saat ini sedang kita bahas masalah itu. Rekan-rekan dari ATS sedang merekam data-data dan mencari tahu apa penyebab terganggunya fungsi radar ini," kata Nainggolan.
Menurut Nainggolan, kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi. "Sebelumnya, sekitar Juni Tahun 2009 lalu, pernah terjadi gangguan pada radar. Akan tetapi, gangguan saat itu bukan karena tidak berfungsinya tersebut radar tersebut. Namun, adanya permasalahan pendataan saja," kata Nainggolan.
Setelah mengetahui penyebab tidak berfungsinya radar tersebut, lanjut Nainggolan, pihak pengelola bandara akan melakukan perbaikan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang