Sinabung meletus

Kemensos Drop Bantuan Pangan dan Selimut

Kompas.com - 29/08/2010, 19:40 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pascaletusan Gunung Sinabung di Tanah Karo, Sumatera Utara, Kementerian Sosial Republik Indonesia sudah mendrop bantuan untuk pemenuhan kebutuhan dasar belasan ribu pengungsi. Walaupun yang direkomendasikan untuk mengungsi warga yang berada di radius 6 kilometer, yang jumlahnya sekitar 20.000 jiwa, namun warga di radius lebih dari 6 km juga mengungsi, yang hingga Minggu (29/8/2010) malam terus bertambah.

Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Direktorat Banjamsos, Kementerian Sosial RI, Andi Hanindito, mengatakan, karena situasi darurat, bantuan yang diprioritaskan adalah bantuan pangan dan sarana untuk tempat penampungan sementara. "Kementerian Sosial menyiapkan bantuan bahan makanan dan sarana untuk tempat penampungan sementara seperti selimut, matras, kasur dan lainnya," kata Andi Hanindito, yang berada di lokasi penampungan, saat dihubungi dari Jakarta, Minggu (29/8/2010) malam.

Andi menjelaskan, sedikitnya 250 ton beras sudah didrop, antara lain dari Kementerian Sosial 50 ton, dari gubernur Sumatera Utara 200 ton, dan dari walikota/bupati di Sumut sebanyak 100 ton. Warga yang direkomendasikan untuk menghindari bahaya letusan gunung adalah yang berada pada radius 0-6 kilomenter, yang diperkirakan 20.000 warga. Namun, karena kekhawatiran dampak bahaya, warga yang berada di radius 6 kilometer sampai ke sekian kilometer, juga mengungsi.  

"Tanggung jawab Kementerian Sosial adalah membantu para pengungsi, yang saat ini dipusatkan di Jamburligit . Jumlah pengungsi terus bertambah," ungkapnya.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau