Calon pimpinan kpk di mata ppp

Busyro Kurang Tegas, Bambang Emosional

Kompas.com - 30/08/2010, 09:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Irgan Chairul Mahfidz mengatakan, partainya belum menentukan pilihan satu di antara dua kandidat calon pimpinan KPK yang telah ditetapkan Pansel Pimpinan KPK pekan lalu.

Pansel menetapkan Busyro Muqoddas dan Bambang Widjojanto sebagai dua calon yang diserahkan ke Presiden dan akan diteruskan ke DPR.

Irgan mengatakan, pilihan akan ditentukan dari hasil uji kelayakan dan kepatutan. Bagaimana penilaian awal terhadap kedua calon? "Busyro kurang tegas, Bambang dianggap terlalu emosional. Tapi kekurangan ini bisa saling diisi oleh masing-masing pimpinan KPK," ujar Irgan di Gedung DPR, Jakarta, Senin (30/8/2010).

Pemimpin yang tegas, kata dia, menjadi salah satu syarat utama pimpinan KPK. "Pemberantasan korupsi butuh kepemimpinan yang lebih tegas," katanya.

Meski demikian, ia menilai, kedua calon yang ditetapkan Pansel merupakan sosok yang cukup kapabel dalam pemberantasan korupsi.

Irgan menekankan, partainya akan menjatuhkan pilihan kepada calon yang bisa mempertahankan sistem baik yang sudah berjalan di KPK dan tidak merusak tatanan yang sudah dibangun saat ini. "Intinya harus tegas, tidak terpengaruh dengan kasus-kasus yang menjerat pimpinan KPK karena akan memengaruhi kredibilitas KPK," tambah Irgan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau