Telepon Gratis Korban Sinabung

Kompas.com - 30/08/2010, 10:04 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — XL Axiata menyediakan layanan telepon gratis di Tanah Karo, Sumatera Utara. Layanan itu terutama untuk pengungsi terkait aktivitas Gunung Sinabung, Tanah Karo.

Direktur Pemasaran XL Nicanor Santiago menyatakan, jaringan XL di Tanah Karo beroperasi normal. Selain mengandalkan base transceiver station (BTS), XL juga memiliki jaringan serat optik untuk menjaga kestabilan layanan.

"Tim teknis sudah memeriksa dan 42 BTS di Tanah Karo beroperasi normal. Karena itu, kami bisa menyediakan layanan telepon gratis bagi warga Tanah Karo yang membutuhkan," ujarnya di Surabaya, Senin (30/8/2010). Layanan telepon gratis sudah digelar sejak Sabtu (28/8/2010).

Beberapa posko XL sudah disiadakan untuk menyediakan layanan itu. "Sampai saat ini, laporan menunjukkan operasi bisa normal. Selain BTS, ada fiber optic untuk mendukung layanan," tuturnya.

Jaringan serat optik akan menjadi andalan saat ada badai debu yang umumnya muncul saat gunung berapi tengah aktif seperti Gunung Sinabung. Debu itu mengganggu pengantaran sinyal yang menggunakan gelombang mikro. "Tetapi, sejauh ini walau ada beberapa kali hujan debu, BTS dapat berfungsi dan diperkuat fiber optic," ujarnya.

Di Sumatera Utara, XL memiliki total 750 BTS. Jaringan itu melayani hampir 2 juta pelanggan. Sementara di seluruh Sumatera, XL memiliki hampir 5.000 BTS yang melayani sekitar 7,5 juta pelanggan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau