Jelang asian games xvi

Eko Yuli Irawan: Minimal Raih Perak

Kompas.com - 30/08/2010, 15:44 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Lifter putra, Eko Yuli Irawan, opstimistis dirinya mampu membawa pulang setidaknya medali perak pada Asian Games XVI di Guangzhou, 12-27 November 2010 mendatang. Hal tersebut diungkapkannya berdasarkan peningkatan yang cukup baik dari total angkatan selama menjalani pelatnas Asian Games XVI di Pintu Kuning, Gelora Bung Karno, Jakarta sejak pertengahan bulan Juli 2010 lalu.

"Sampai saat ini total angkatan saya sudah naik 10 kg, dari 303 kg-313," kata Eko di Jakarta, Senin (30/8/2010).

Sementara untuk membawa pulang medali, lifter kelahiran Lampung, 24 Juli, 21 tahun silam ini ditargetkan harus mememenuhi total angkatan 320 kg.

"Untuk amannya saya harus bisa mencapai angka 320 kg. Perkiraannnya, paling tidak dengan total angkatan tersebut sudah bisa mendapat medali perunggu atau perak. Sedangkan untuk emas harus bisa lebih," papar peraih medali emas kejuaraan dunia yunior di Praha, Republik Ceko tahun 2007 ini.

Itu berarti Eko masih harus meningkatkan total angkatannya minimal sebanyak 7 kg dalam waktu kurang dari dua bulan. "Yah mudah-mudahan saja saya bisa memenuhi target tersebut," sebutnya.

Sementara dari Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABSI), Eko mengaku dibebani target medali memboyong medali perak. Meski optimistis, dan terbilang memiliki rekor prestasi mengagumkan di beberapa kompetisi internasional, putera dari Saman, seorang pengayuh becak dan Wastiah, penjual sayur ini tetap enggan mengesampingkan negara lain yang tercatat memiliki lifter andal.

"Untuk Asia saingan terberat masih dari negara tuan rumah yaitu China dan juga Korea Utara. Tapi saya akan tetap berusaha melakukan yang terbaik," pungkas peraih medali emas PON XVII di Kaltim tahun 2008 ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau