JAKARTA, KOMPAS.com - Lifter putra, Eko Yuli Irawan, opstimistis dirinya mampu membawa pulang setidaknya medali perak pada Asian Games XVI di Guangzhou, 12-27 November 2010 mendatang. Hal tersebut diungkapkannya berdasarkan peningkatan yang cukup baik dari total angkatan selama menjalani pelatnas Asian Games XVI di Pintu Kuning, Gelora Bung Karno, Jakarta sejak pertengahan bulan Juli 2010 lalu.
"Sampai saat ini total angkatan saya sudah naik 10 kg, dari 303 kg-313," kata Eko di Jakarta, Senin (30/8/2010).
Sementara untuk membawa pulang medali, lifter kelahiran Lampung, 24 Juli, 21 tahun silam ini ditargetkan harus mememenuhi total angkatan 320 kg.
"Untuk amannya saya harus bisa mencapai angka 320 kg. Perkiraannnya, paling tidak dengan total angkatan tersebut sudah bisa mendapat medali perunggu atau perak. Sedangkan untuk emas harus bisa lebih," papar peraih medali emas kejuaraan dunia yunior di Praha, Republik Ceko tahun 2007 ini.
Itu berarti Eko masih harus meningkatkan total angkatannya minimal sebanyak 7 kg dalam waktu kurang dari dua bulan. "Yah mudah-mudahan saja saya bisa memenuhi target tersebut," sebutnya.
Sementara dari Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Angkat Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABSI), Eko mengaku dibebani target medali memboyong medali perak. Meski optimistis, dan terbilang memiliki rekor prestasi mengagumkan di beberapa kompetisi internasional, putera dari Saman, seorang pengayuh becak dan Wastiah, penjual sayur ini tetap enggan mengesampingkan negara lain yang tercatat memiliki lifter andal.
"Untuk Asia saingan terberat masih dari negara tuan rumah yaitu China dan juga Korea Utara. Tapi saya akan tetap berusaha melakukan yang terbaik," pungkas peraih medali emas PON XVII di Kaltim tahun 2008 ini.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang