Parlemen

DPR Segera Buka Tender Gedung Baru

Kompas.com - 31/08/2010, 10:13 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Urusan Rumah Tangga DPR-RI segera membuka pengumuman lelang tender pembangunan gedung baru DPR senilai Rp 1,16 triliun, mulai Selasa (31/8/2010).

Wakil Ketua Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, Pius Lustrilanang, di Gedung DPR, Jakarta, Senin, mengatakan, pengumuman lelang tender itu akan dilakukan secara terbuka.

"Sedangkan, terhadap perusahaan konsultan manajemen konstruksi dan perencana BURT DPR telah melakukan penunjukan langsung, berdasarkan rekomendasi dari Kementerian Pekerjaan Umum," katanya.

Dengan pengumuman lelang tender secara terbuka, kata dia, maka kemungkinan besar perusahaan yang akan menang tender berbeda dengan perusahaan yang menjadi konsultan manajemen konstruksi dan perencana.

Jika proses lelang tender berjalan sesuai jadwal, kata dia, maka peletakan batu pertama pembangunan gedung baru DPR bisa dilaksanakan pada Oktober 2010.

Politisi dari Partai Gerindra ini menjelaskan, setelah peletakan batu pertama kemudian dilanjutkan pembangunan fisik yakni  tiga lantai di bawah tanah atau "basement" serta satu lantai di atasnya.

Pembangunan gedung secara keseluruhan, kata dia, yakni dengan tinggi 36 lantai dan luas bangunan keseluruhan 157.000 meter persegi dengan pola pembiayaan "multi years" selama tiga tahun hingga 2013.

Ketua BURT, Marzuki Alie, yang juga Ketua DPR mengatakan, pembangunan gedung baru ini karena gedung yang ada saat ini sudah optimal sehingga tidak bisa lagi menampung tambahan sumber daya manusia.

Menurut dia, DPR mengusulkan untuk menambah tenaga ahli guna meningkatkan kinerja DPR terutama di bidang legislasi.

"Tenaga ahli itu yang akan direktur tidak bisa lagi di tempatkan di ruangan yang ada saat ini karena sudah optimal," katanya.

Menurut dia, pembangunan gedung baru ini sangat penting, sehingga DPR akan terus melakukannya meskipun masih ada masyarakat yang mengkritik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau