JAKARTA, KOMPAS.com - Selasa (31/8/2010) malam Garuda Indonesia memulai penerbangan perdananya untuk rute Jakarta-Tokyo. Tetapi calon penumpang musti berebut pesan tiket, pasalnya tempat duduk sudah penuh.
Direktur Utama Garuda, Emirsyah Satar mengatakan, permintaan terbang ke Tokyo, Jepang sangat besar sehingga dalam sebulan ke depan load factor rute tersebut telah penuh.
"Rata-rata load factornya sekitar 85-90 persen," kata Emirsyah Satar di Jakarta, Selasa (31/8).
Penerbangan ini adalah penerbangan langsung Jakarta ke ibukota negeri sakura. Sebelumnya untuk melayani rute tersebut, pesawat harus transit di Denpasar dulu.
Dengan berhentinya penerbangan Japan Airlines (JAL) untuk rute Jakarta-Tokyo, maka dimanfaatkan Garuda untuk mengoperasikan rute tersebut, meski untuk mendapatkannya Garuda harus berjuang mengurus slot time terbang ke bandara Narita (Tokyo) selama satu tahun.
Emir mengharapkan, penerbangan ke Tokyo ini bisa memberikan nilai lebih bagi para pebisnis baik dari Jepang maupun dari Indonesia. (ewa)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang