Kejutan Berupa THR selama Mudik

Kompas.com - 01/09/2010, 01:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Sudah hampir 22 hari kru jaringan Radio Sonora membagikan bingkisan pembatal puasa (tajil) bagi pengguna jalan tol. Khusus di Jakarta, kru Sonora membagikan 1000 bingkisan per hari di 2 gerbang tol, yang dipilih bergantian dari total 6 gerbang tol: gerbang tol Karang Tengah, Cibubur, Cililitan, Kapuk, Cempaka Putih serta Rawamangun.

Kegiatan ini akan berakhir pada hari terakhir puasa atau berdasarkan penanggalan yang ada pada 9 september 2010. Tajil yang dibagikan berupa air dalam kemasan, kurma, serta makanan ringan lainnya.

Kegiatan yang terlaksana dengan kerjasama dari Jasa marga, Citra Marga, BRI, Hanamasa, Momogi, Aqua, Mizone, Sari Roti, Kurma Gaga, Antangin, Yohanes Bridal, De'caption Photography, Kopi Ayam Merak, Bogasari, Inaco dan Marie Regal ini diharapkan bisa membantu para pengguna jalan tol untuk membatalkan puasa saat berada dalam perjalanan.

Peta mudik

Untuk membantu para pemudik dalam menempuh perjalanan mudiknya tahun ini, Sonora kembali mencetak peta arus lebaran 2010. Tahun ini sudah memasuki tahun ke-17 Sonora mencetak peta mudik yang dibagikan gratis kepada para pemudik.

Dicetak di atas kertas hvs 100 gram sebanyak 500.000 eksemplar, peta arus lebaran Sonora memuat informasi seputar daerah rawan macet, rawan longsor, ketentuan mengenai truk barang dan truk sembako hingga jalur alternatif serta nomor telpon penting yang dapat dihubungi pada jalur mudik seperti posko mudik, kantor polisi, rumah sakit.   Peta mudik ini dibagikan secara gratis kepada pemudik di gerbang-gerbang tol, toko buku Gramedia seJabodetabek, pusat-pusat perbelanjaan maupun di Radio Sonora. Pada 1 september 2010, pukul 15.00 WIB, sebanyak 5000 eksemplar peta arus lebaran akan dibagikan oleh tim polwan Ditlantas Polda Metro Jaya di bundaran Hotel Indonesia.

Program arus mudik Sonora juga terbentuk melalui kerjasama dengan berbagai pihak serta sponsor produk diantaranya Jasa Marga, Citra Marga, Indosat, GT Radial, PT Indonesia Ferry. Kejutan menarik berupa THR ditawarkan ke pemudik dengan uang tunai senilai Rp 200.000 plus cindera mata dari Commonwealth Life selama 3 hingga 9 September dan dilanjutkan kembali pada 13 hingga 14 September. Setiap harinya akan ada 2 pemudik yang dipilih secara acak untuk berhak mendapatkan kejutan ini.

Selain melalui Kompas.com, Sonora FM 92 yang juga dapat didengarkan pada channel 506 Indovision menyebarkan informasi terkini arus mudik sepanjang jalur pantura, jalur selatan dan jalur tengah hingga arah timur pulau Jawa serta kondisi arus mudik di Pelabuhan Merak-Bakauheni maupun Gilimanuk.

Informasi yang bisa didengarkan mulai H-7 hingga H+7 itu mencakup data kecelakaan, daerah rawan macet dan longsor,  wawancara dengan pejabat berwenang terkait arus mudik. Informasi ini juga bisa didengarkan di 11 kota jaringan Radio Sonora yaitu di Surabaya, Solo, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Banjarmasin, Palembang, Pontianak, Bangka, serta Banda Aceh. (Viliny Lesmana)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau