Jelang lebaran

Ngurah Rai Siapkan Penerbangan Ekstra

Kompas.com - 01/09/2010, 08:23 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com - Menjelang arus mudik dan liburan Lebaran, Bandara Internasional Ngurah Rai menyiaplan penerbangan ekstra sebanyak 87 pesawat dari tiga maskapai, Garuda Indonesia, Indonesia Air Asia, dan Lion Air.

"Kami memperkirakan penumpang naik karena libur Lebaran lebih panjang dan Bali pasti menjadi sasarannya," kata General Manager Bandara Internasional Ngurah Rai Heru Legowo, di kantornya.

Penerbangan ekstra ini menyiapkan 13.737 kursi di luar penerbangan reguler, dan naik dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 66 pesawat. Kemungkinan tahun ini aktivitas penerbangan meningkat. Alasannya, kedatangan domestik bisa mencapai 10.000 orang pada libur mendatang.

Rute penambahan penerbangan ekstra ke Bandara Soekarno-Hatta sebanyak 47 pesawat, Bandara Juanda (Surabaya) sebanyak 18 pesawat, dan Bandara Husein Sastranegara (Bandung) sebanyak 13 pesawat. Selain itu, sembilan pesawat ke Bandara Selaparang (Lombok, NTB).

Saat ini, kedatangan reguler wisatawan rata-rata naik hingga 6.000 orang per hari. Kedatangan domestik tercatat rata-rata 7.000 orang per hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau