Utang Naik, BUMI Investasi Reksadana

Kompas.com - 01/09/2010, 13:33 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — PT Bumi Resources Tbk (BUMI) tampaknya tenang-tenang saja dalam menghadapi bejibun utang yang akan jatuh tempo. Buktinya, perusahaan batu bara Grup Bakrie ini malah menyimpan dananya di Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Berdasarkan laporan keuangan BUMI, pada 9 Juni 2010, Calipso Investment Pte Ltd, anak perusahaan BUMI, dan PT Henan Putihrai Asset Management menandatangani perjanjian pemberian jasa pengelolaan dana. Dana yang akan dikelola oleh Henan ini berjumlah 113 juta dollar AS.

Investasi ini ditempatkan dalam bentuk discretionary portfolio management alias kontrak pengelolaan dana (KPD) untuk satu tahun. Nantinya, dana ini selanjutnya akan ditempatkan pada Reksadana Penyertaan Terbatas (RDPT).

Padahal, BUMI sendiri memiliki utang yang cukup besar. Total utang jangka panjang BUMI pada semester I 2010 membengkak 400 persen menjadi 2,540 miliar dollar AS. Makanya, beredar kabar bahwa para kreditur BUMI memaksa untuk mengonversi utang ini menjadi saham pada perusahaan Grup Bakrie ini.

Sayang, Dileep Srivastava, Direktur BUMI, enggan mengomentari investasi dan rencana kreditur BUMI yang memaksa mengonversi utangnya. "Kamu mau tau saja," katanya singkat. (Abdul Wahid Fauzie/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau