Kerusuhan buol

Petugas Jaga Polsek Biau Akan Diperiksa

Kompas.com - 01/09/2010, 17:54 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Polisi terus mengusut kasus insiden pelemparan kantor Polsek Biau, Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, oleh warga pada Selasa (31/8/2010) malam lalu. Polri akan memeriksa 10 orang anggota petugas jaga di polsek tersebut saat terjadi insiden.

"Ada 10 orang yang akan diperiksa," kata Kabid Penum Polri Kombes Marwoto Soeto di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (1/9/2010).

Menurut Marwoto, dari laporan yang diterimanya, insiden dipicu oleh adanya kecurigaan warga akan penyebab kematian Kasmir di tahanan Polsek Biau. Warga curiga Kasmir tewas karena dianiaya polisi dan bukan bunuh diri seperti yang disebutkan polisi.

"Kasmir nabrak waktu balap liar. Terus ditahan polisi, terus tewas di polsek dengan gantung diri. Itu yang memicu kemarahn warga," tutur Marwoto. Adapun korban yang ditabrak Kasmir adalah anggota kepolisian.

Menurut Marwoto, situasi di Buol kini sudah relatif kondusif setelah digelar pertemuan koordinasi untuk bermusyawarah membahas hal tersebut. Pertemuan itu melibatkan seluruh unsur terkait dan juga Muspida. "Kita juga libatkan TNI (untuk membantu kondusifkan situasi)," kata Marwoto.

Selain itu, satu peleton petugas kepolisian dari Polres Biau dan anggota Brimob Polda Sulawesi Tengah juga sudah dikirimkan untuk membantu mengamankan situasi dan lokasi kejadian. "Ada satu kompi Brimob yang kita kirim," tutur Marwoto.(Tribunnews.com/Willy Widianto)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau