Mudik 2010

H-7 Sopir Angkutan Lebaran Tes Urine

Kompas.com - 01/09/2010, 22:43 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menjaga keselamatan penumpang di perjalanan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melakukan tes urine kepada sopir utama dan sopir cadangan pada bus angkutan Lebaran mulai H-7 hingga H+7 Lebaran di 4 terminal utama dan 12 terminal bantuan mudik. Tes urine dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan para sopir dalam keadaan prima untuk menjalankan tugasnya mengantar pemudik hingga kota tujuan masing masing.

Adapun yang menjadi perhatian dalam tes urine meliputi kandungan zat ampetamin (psikotropika), metampetamin (psikotropika), THC (ganja), COC (kokain), opiat (putaw), dan benzo (obat penenang). Pemeriksaan dilakukan menggunakan tabung Narcotest.

Sekretaris Dishub DKI, Hasbi Hasibuan, mengaku setiap tahun pihaknya bekerja sama dengan Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI Jakarta menggelar tes urine kepada para sopir angkutan Lebaran. “Ini kami lakukan untuk menjamin keselamatan para penumpang bus,” kata Hasbi Hasibuan di Jakarta, Rabu (1/9/2010).

Tes urine akan dilakukan mulai H-7 hingga H+7 Lebaran di terminal utama dan bantuan. Tes yang dilakukan di terminal utama yaitu Terminal Pulogadung, Kampung Rambutan, Kalideres dan Lebakbulus. Serta di 12 terminal bantuan yaitu Terminal Rawamangun, Grogol, Pinangranti, Tanjung Priok, Muara Angke, Rawa Buaya, pool Safari Dharma Raya Tendean, Damri Kemayoran, Tanah Merdeka, Pasar Minggu, dan Pelabuhan Tanjung Priok.

Tes urine akan dilakukan setiap hari, dan enam jam sebelum sopir bus bertugas mengemudikan bus angkutan Lebaran, mereka sudah harus mengikuti tes urine. “Pasalnya hasil tes urine memakan waktu enam jam. Jadi kalau sudah diketahui tesnya, bisa dipastikan sopir bisa berangkat atau tidak,” ujarnya.

Jika ada sopir bus yang positif urinenya mengandung enam zat tersebut, yang bersangkutan tidak diperbolehkan melakukan perjalanan dan akan digantikan oleh sopir lainnya. Sopir bus akan bisa berangkat bila dalam tes urine berikutnya dinyatakan terbebas dari enam zat tersebut.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau