Komposisi Makan Sehat Sahur dan Buka Puasa

Kompas.com - 02/09/2010, 08:30 WIB

KOMPAS.com — Memilih makanan untuk sahur dan berbuka puasa ada strateginya. Tujuannya agar Anda tak mudah lapar dan ketahanan fisik lebih tinggi.

Ahli gizi dari Institut Pertanian Bogor, Prof DR Ir Made Astawan, MS, mengungkapkan, hasil penelitiannya mengenai strategi pola makan yang baik di bulan puasa. Prinsip utamanya, pilihlah makanan yang mengandung indeks glikemik rendah. Makanan dengan IG rendah membantu menurunkan berat badan, mencegah diabetes, mempertahankan rasa kenyang lebih lama, baik untuk diet maupun menaikkan ketahanan fisik.

Yang dimaksud IG adalah laju kenaikan gula darah pada skala 0-100 setelah mengonsumsi pangan berkarbohidrat. Artinya, karbohidrat yang mudah dicerna menghasilkan IG tinggi, sama dengan glukosa darah akan naik secara cepat dan tinggi. Sebaliknya, jika pangan mengandung IG rendah, gula darah naik dengan lambat dan rendah.

Berikut paparan Prof Made tentang strategi makan di bulan puasa, disampaikan dalam acara silaturahim Soyjoy bersama media di restoran Kembang Goela Jakarta, Rabu (1/9/2010) lalu.

* Saat berbuka, asupan dan distribusi gizi sebesar 10-15 persen dari kebutuhan energi harian. Pilih makanan dan minuman manis seperti teh, jus, atau kurma.

* Tiga puluh menit setelah berbuka, aman untuk makanan lengkap, yakni karbohidrat kompleks seperti nasi dari beras merah atau beras pecah kulit, mi, spageti. Komposisinya 30-35 persen dari kebutuhan energi harian.

* Sebelum tidur setelah tarawih, atau sekitar pukul 21.00, utamakan karbohidrat. Sebaiknya hindari serat dan protein tinggi pada waktu ini. Komposisinya 10-15 persen dari kebutuhan energi harian. Anda bisa memakan camilan pada waktu ini. Cari camilan dengan IG rendah agar gula darah tak cepat naik dan turun, seperti camilan dari bahan kedelai dan buah. Hindari biskuit yang memiliki kadar IG tinggi.

* Untuk sahur, makanlah makanan lengkap yang mengandung karbohidrat kompleks dan serat. Komposisinya 40-45 persen dari kebutuhan energi harian. Perbanyaklah buah dan sayur.

"Pentingnya memilih makanan dengan IG rendah berpengaruh pada pelepasan karbohidrat. Dengan asupan makanan IG rendah, pelepasan karbohidrat bisa perlahan sehingga stamina tetap terjaga. Hal ini juga mencegah lapar cepat dan lambung lebih lama penuh," jelas Prof Made.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau