CIREBON, KOMPAS.com - Sebanyak 1.180 personil polisi dari Kepolisian Resor (Polres) Cirebon akan mengamankan jalur pantura yang dilewati arus pemudik. Pengamanan yang dimulai H-7 hingga H+7 lebaran diharapkan mampu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas pemudik.
Menurut Kepala Polres Cirebon AKBP Edi Mardianto, Kamis (2/9/2010), sebanyak 1.180 polisi yang dibantu 273 personil organisasi masyarakat akan mengamankan arus mudik dan balik pemudik tahun 2010.
Mereka akan disebar di 16 pos pengamanan lebaran, mulai dari daerah Susukan hingga Losari. Selain jalur utama pantura, pengamanan juga dilakukan di ruas tol, perlintasan kereta api, dan jalur alternatif, seperti di daerah Lemahabang, Ciledug, dan Jenun.
"Kami juga akan berkoordinasi dengan Polres Brebes, Jawa Tengah, untuk mengantisipasi kemcaetan yang akan terjadi di daerah Pejagan, pintu keluar tol Kanci-Pejagan," ujar Edi, usai gelar pasukan ketupat lodaya 2010.
Salah satu fokus perhatian pengamanan adalah lima pasar tumpah yang ada di sepanjang jalur pantura Cirebon. Di antaranya, Pasar Tegal Gubug, Pasar Minggu, Pasar Kue Weru, Pasar Plered, dan Pasar Gebang.
Untuk mengamankan pasar tumpah, khususnya pada hari pasaran, petugas polisi akan melakukan pagar betis di sepanjang pasar, untuk mengatur pembeli, pedagang, angkutan kota, dan becak yang mangkal di sekitar pasar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang