MANCHESTER, KOMPAS.com - Manchester United (MU) bisa dibilang tertipu telah membeli Tiago Manuel Dias Correia atau Bebe dari Vitoria de Guimaraes pada musim ini. Itu karena MU dinilai telah menghamburkan uang dengan membeli seharga 7,4 juta poundsterling (sekitar Rp103 miliar). Padahal, harganya hanya mencapai 125.000 pounds (sekitar Rp1,7 miliar) pada Januari silam.
Karier Bebe di panggung sepak bola dimulai ketika bergabung dengan klub Divisi III, Estrela da Amadora. Hanya semusim, Estrele berusaha menjual Bebe dengan harga 150.000 ribu poundsterling atau sekitar Rp 1,7 miliar demi menyelamatkan klub tersebut.
Namun, apa daya, tak ada satu pun klub yang tertarik kepada penyerang asal Portugal tersebut. "Musim lalu, kami benar-benar tidak punya uang. Kami mencoba menjual Bebe ke klub-klub lain. Kami frustasi untuk mendapatkan uang. Kami menawarkannya kepada siapa saja di Inggris dan Eropa," jelas mantan pelatih Estrela, Jorge Paxaio, kepada Sportsmail.
"Hanya dengan 150.000 euro, Anda bisa mendapatkannya. Tidak ada yang berminat. Tidak ada yang percaya kepadanya (Bebe). Tidak ada satu pun klub yang tertarik karena dia tidak bermain di klub papan atas. Saya tidak sampai berpikir (dia pindah) ke (klub sekelas) Manchester United," jelasnya.
Bahkan, mantan Agen Bebe, Goncalo Reis, melontrakan pernyataan yan cukup mengejutkan. Ia menilai, MU terlalu mahal membeli Bebe. "Pada musim lalu, harga Bebe sangat murah. Akhirnya kami meneruskan kontrak lantaran gajinya tidak dibayarkan oleh Estrela. Statusnya bebas transfer," ungkap Reis.
"Jika menyaksikan lebih banyak lagi, mereka tentu bisa melihat permainan sebelumnya dan membayarnya lebih murah," tambahnya.
Bebe kembali ke Portugal setelah dipanggil untuk pertama kalinya masuk timnas U-21 pada pekan ini. Dia berpeluang dipasang saat Portugal melawan Inggris.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang