Senjata Terbaru Corolla Altis, DVVT-i & Super CVT-i

Kompas.com - 03/09/2010, 05:51 WIB

KUALA LUMPUR, KOMPAS.comNew Corolla Altis sudah diperkenalkan Toyota di Indonesia saat pembukaan Indonesia International Motor Show (IIMS) 2010,  23 Juli lalu. Saat itu hanya dijelaskan, model ini menggunakan teknologi terbaru, yaitu Double Variable Valve Timing-intelligent (DVVT-i) dan transmisi Continuously Variable Transmission-intelligent (CVT-i) atau disebut Toyota dengan Super CVT

Ternyata, perubahan lebih lengkap baru diketahui, saat Toyota Motor Asia Pacific Singapura, pada 1 September kemarin mengundang wartawan otomotif dari negara-negara ASEAN untuk mencobanya di Sirkuit, Sepang, Malaysia dalam event “The New Corolla Altis Test Drive Experience 2010”.

Keuntungan mesin dengan teknologi baru ini langsung dijelaskan oleh Chief Engineer Corolla dari Jepang, Michihiko Sato kepada wartawan dari Indonesia, Thailand, Malaysia, Filipina, Singapura dan Vietnam. Dari Indonesia, Toyota mengundang 7 media, yaitu KOMPAS.com, Harian KOMPAS, Bisnis Indonesia, Antara, Tabloid Otomotif, Autobild dan Autocar.

Lebih Besar Menurut Michihiko Sato, performa mesin sekarang ini meningkat, baik tenaga, torsi maupun konsumsi bahan bakar. Sebagai contoh, untuk Altis 2.0 liter, tenaganya mesin naik dari 104 kW menjadi 107 kW, namun diperoleh pada putaran lebih tinggi. Untuk torsi, turun dari 189 Nm menjadi 187 Nm namun diperoleh pada putaran lebih rendah. Tujuannya, selain meningkatkan akselerasi, juga agar konsumsi bahan bakarnya menjadi lebih irit.

Berdasarkan hasil pegujian Toyota, konsumsi bahan bakar semula 12,8 km/liter, kini menjadi 14,7 km/liter atau lebih irit 15 persen. Untuk mesin 1.8 liter terjadi peningkatkan tenaga dan torsi yang lebih besar (lengkapnya lihat tabel).

Sebenarnya, selain mesin 2.0 liter dan 1.8 liter, Toyota juga memasarkan Altis dengan mesin 1.6 liter di Thailand dan Malaysia.
 
Perbandingan Sato tidak hanya menjelaskan kelebihan DVVT-i yang diombinasikan dengan teknologi transmisi Super CVT-i otomotis juga memberi kesempatan menguji akselerasi, penggereman, perpindahan gigi, stabilitas dan kenyamanan mobil ini. Di samping itu membandingkan dengan Altis lama, baik 2.0 liter (bukan CVT) maupun 1.8 liter yang telah dilengkapi dengan DVVT-i dan Super CVT-i.
 

Dijelaskan pula, tujuan untuk menggunakan CVT, agar Corolla Altis memberikan kenyamanan lebih baik sebagai mobil yang digunakan setiap hari. Di samping itu, tentu saja membuat mobil ini menjadi lebih irit. Maklum perpindahan gigi CVT berlangsung stepless atau progresif.

Perbandingan spesikasi Corolla Altis Lama vs Baru
Model Lama Baru Lama Baru
  2.0 liter 1,8 liter
Tipe mesin 3ZER-FE 3ZER-FE ACIS 1ZZ-FE 3ZR-FE ACIS
Kontrol mesin Dual VVT-i Dual VVT-i VVT-i Dual VVT-i
Transmisi 4A/T CVT-7 percepatan 4A/T atau  Manual 5 speed CVT atau Manual 6-speed
Tenaga maks kW @rpm 104 @5.600 107 @6.200 97 @6.000 103 @6.400

Torsi maks     Nm @rpm

189 @4.400 187@3.600 170 @4.200 173 @4.00

ACIS: Acoustic Control Induction System

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau