Wisatawan hongkong

Filipina Akan Bayar Kompensasi

Kompas.com - 03/09/2010, 16:10 WIB

MANILA, KOMPAS.com - Filipina tengah mempertimbangkan untuk membayar kompensasi kepada keluarga dari delapan wisatawan Hongkong yang tewas ketika bus mereka dibajak seorang polisi yang telah dipecat, kata seorang pejabat, Jumat (3/9).

Pemerintah China dan Hongkong telah menuntut penyelidikan menyeluruh terhadap peristiwa berdarah tanggal 23 Agustus itu di Manila. Pihak legislatif Hongkong, Kamis, mengeluarkan sebuah resolusi yang tidak mengikat yang menuntut Manila meminta maaf dan membayar kompensasi.

Sementara penyelidikan resmi berlanjut, Presiden Benigno Aquino membentuk komite di level kabinet untuk melihat kemungkinan pemberian ganti rugi bagi para korban, kata Sekretaris Anggaran Florencio Abad, yang menjadi seorang anggota komite. "Saya tidak berpikir persoalannya semata kompensasi. Yang penting adalah untuk dapat menunjukkan solidaritas. Kami memahami apa yang terjadi. Kami bersimpati kepada mereka," kata Abad kepada wartawan.

Dia tidak memberikan jumlah atau jadwal pemberian kompensasi, tetapi menambahkan bahwa komite itu tetap berhubungan dengan pemerintah di Hongkong dan China. "Ini masalah waktu. Yang penting kami siap, kami punya pilihan," kata Abad.

Aquino, kepada wartawan, Jumat, mengatakan ia berharap penyelidikan resmi atas kasus itu bisa mendapatkan kesimpulan minggu depan, dan telah berjanji untuk memberikan salinan laporan itu ke pihak berwenang di Hongkong dan China.

Dia berjanji untuk melakukan semua apa yang dia bisa untuk mencegah terulangnya pertumpahan darah seperti itu. "Minggu depan... saya berharap kami dapat menunjukkan kapasitas aparat keamanan kami dalam mengamankan rakyat," kata Aquino.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau