BOGOR, KOMPAS.com — Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Kota Bogor memperkirakan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum di Kota Bogor tahun ini menurun sekitar 4 persen dibanding tahun 2009, atau turun sebanyak 9.253 orang. Tahun ini diperkirakan pemudik berjumlah 222.062 orang, sedangkan tahun sebelumnya mencapai 231.315 orang.
Achmad Syarief, Kepala Dishubkominfo, mengungkapkan hal tersebut saat jumpa pers di Balai Kota, Jumat (3/9/2010). "Dalam lima tahun terakhir, setiap tahunnya memang mengalami penurunan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan umum. Untuk Lebaran kali ini pun turun, dan prediksi puncak mudik kami prediksikan terjadi pada H-2 dan H-1 Lebaran, yakni mencapai 17.076 orang per harinya," katanya.
Menurut Syarief, jumlah pemudik cenderung turun dalam lima tahun terakhir karena tiga perayaan besar (Lebaran, Natal, dan Tahun Baru) berlangsung dengan jarak waktu terpisah cukup jauh (sekitar tiga bulan), banyaknya perusahaan atau instansi yang menyediakan bus gratis bagi pemudik, serta banyaknya pemudik menggunakan kendaraan pribadi.
Sementara itu, untuk penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini, 235 personel Dishubkominfo disiagakan. Pelaksanaan operasinya selama 16 hari, yakni mulai 3 September (H-7) pukul 00.00 sampai 18 September 2010 (H+7) pukul 24.00 WIB.
Sedangkan untuk kendaraan umum atau bus reguler yang dipersiapkan untuk angkutan Lebaran mencapai 876 kendaraan, dengan kapasitas tempat duduk sebanyak 31.408 kursi. "Jumlah bus yang tersedia cukup untuk melayani pemudik yang kami perkirakan mencapai 222.062 orang itu," tegas Syarief.
Kepala Dishubkominfo pun menjamin telah melaksanakan persiapan-persiapan untuk mengantisipasi kemacetan arus lalu lintas. Di antaranya, kata dia, melakukan pengawasan dan pengendalian ruas jalan rawan kemacetan, menyiapkan jalur alternatif, menyediakan mobil derek dan service car, membangun posko data lalu lintas, posko monitoring pengaturan lampu lalu lintas, dan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengantisipasi bencana alam.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang