Ahmad Dahlan Bikin Giring Religius

Kompas.com - 03/09/2010, 21:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Saking mendalami peran dalam film Sang Pencerah yang dibintanginya, ternyata mampu membawa perubahan besar dalam diri vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha. Pemeran tokoh Kiai Suja dalam film garapan Hanung Bramantyo itu mengaku menjadi lebih religius.

 

"Banyak yang saya pelajari dari Ahmad Dahlan dan Suja, saya sekarang jadi lebih kalem dan jadi baca Al Quran setiap hari meskipun hanya terjemahannya," ungkap Giring sebelum press screening film Sang Pencerah di XXI FX, Jakarta Selatan, Jumat (3/9/2010).

 

Pengalaman yang didapat Giring itu berhasil mengubah sifatnya yang semula ambisius. "Dulu itu kayaknya harus eughh... ambisius banget deh," aku Giring.

 

Melongok ke belakang, Giring mengaku beruntung mendapat tawaran berakting di film Sang Pencerah. "Awal mulanya di suatu malam, Zaskia SMS bilang Hanung mau bikin film soal Ahmad Dahlan, ya sudah aku SMS balik terus janjian ketemuan buat baca script-nya" jelas Giring.

 

Butuh waktu kurang dari satu jam bagi Giring untuk menerima tawaran bermain di film perdananya. "Kurang dari sejam baca script-nya, wah bagus banget, ya udah mau tapi bilang sama manajemen Nidji. Dan mereka setuju asal enggak mengganggu kegiatan manggung," jelasnya lagi.

 

Menurut Giring, tak ada alasan khusus untuk menolak tawaran berakting di Sang Pencerah. "Bayangin umur 15 dia (Ahmad Dahlan) naik haji, terus pulang haji dia mau memperbaiki kampungnya. Berawal dari situ ia memperbaiki kampungnya dan malah membentuk organisasi yang mempunyai arti besar untuk Indonesia," pungkas Giring.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau