Fauzi bowo

Penumpang Pesawat Naik, Warga DKI Makmur

Kompas.com - 04/09/2010, 11:46 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo atau akrab disapa Foke, mengatakan, terjadi kenaikan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan udara pada tahun ini dibading tahun-tahun sebelumnya. Jumlah pemudik warga Jakarta yang menggunakan pesawat paling besar dibanding transportasi lain.

"Ini sudah ada pergeseran moda tranportasi. Paling banyak dengan pesawat sekitar 900.000 penumpang, besar sekali. Tahun lalu jauh lebih rendah. Ini membuktikan warga Jakarta sudah makmur," kata Foke saat melepas sekitar 4.000 pemudik di Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (4/9/2010).

Dikatakan Foke, jumlah warga Jakarta yang akan mudik tahun ini mencapai 2,2 juta orang, naik tujuh persen dibanding tahun lalu. Sisanya, pemudik akan menumpang kereta api, bus, kapal laut, maupun kendaraan pribadi. Untuk angkutan bus, diperkirakan akan ditumpangi 660.000 orang, di luar mudik bersama yang digelar berbagai perusahaan.

Terkait meningkatnya jumlah pemudik yang menggunakan pesawat, Foke mengatakan, dia telah meminta seluruh maskapai penerbangan untuk memberi pelayanan terbaik bagi penumpang.

"Memang tawaran pesawat udara menarik. Ini saya kira perlu pengaturan yang baik. Kemarin saya sudah titipkan para maskapai penerbangan, terutama mengatur jadwal yang bagus, jangan ada delay," kata Foke.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau