JAKARTA, KOMPAS.com - Hari pertama pelaksanaan tes urine terhadap sopir bus di Terminal Pulogadung mengindikasikan tidak ada sopir yang menggunakan obat-obatan terlarang.
Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta telah menginstruksikan agar setiap sopir dan awak bus, terutama bus-bus jarak jauh, menjalani tes urine sebelum membawa bus selama mudik Lebaran 2010 sejak H-7 atau Jumat (3/9/2010). Tapi, pelaksanaan tes urine di Terminal Bus AKAP Pulogadung baru dilaksanakan mulai Sabtu (4/9/2010) hingga Minggu (5/9/2010).
Kepala Sub Bagian Informasi Litbang Badan Narkotika Provinsi (BNP) DKI, Septi Mik, pada hari pertama pelaksanaan tes urine, pihaknya telah memeriksa 37 sampel urine sopir bus berbagai jurusan.
"Semuanya negatif," jawabnya ketika ditanya Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo yang meninjau persiapan mudik Lebaran di Terminal Pulogadung, Sabtu siang.
Setiap hari ada 300 bus dengan 41 jurusan yang diberangkatkan dari Terminal Pulogadung selama arus mudik Lebaran 2010. Jumlah ini masih akan bertambah pada puncak arus mudik yang diperkirakan jatuh pada H-2 atau Rabu (8/9/2010).
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang