Infiniti M 2011 Etalase Teknologi NHTSA

Kompas.com - 04/09/2010, 16:04 WIB

WASHINGTON, KOMPAS.com - Merek mewah lansiran Nissan, Infiniti, menjadi yang pertama menawarkan penggunaan tiga teknologi penghindar tabrakan sebagai kelengkapan standar, sesuai dengan rekomendasi Administrator Keamanan Jalan Raya dan Lalu Lintas Nasional (National Highway Traffic Safety Administration=NHTSA) Amerika Serikat. Model yang akan menggunakannya adalah Infiniti M 2011.

Teknologi yang diaplikasikan adalah Peringatan Tabrakan Depan (Forward Collision Warning - FCW), Peringatan Perpindahan Lajur (Lane Departure Warning - LDW) dan Pengendali Stabilitas Elektronik (Electronic Stability Control - ESC). Ketiga teknologi ini harus diuji sesuai dengan prosedur milik NHTSA agar bisa disahkan sebelum diaplikasikan.

"Infiniti M terbaru akan menjadi etalase teknologi terkini, mulai mesin yang lebih bertenaga dan efisien hingga berbagai fitur keselamatan yang istimewa," ujar Ben Poore, Wakil Presiden Unit Bisnis Infiniti.

Bersama-sama dengan ketiga peranti yang disyaratkan oleh NHTSA, mobil ini juga memiliki peranti Peringatan Blind Spot (Blind Spot Warning) dan sistem Intervensi Blind Spot (Blind Spot Intervention). Masih ada lagi teknologi Intelligent Brake Assist (IBA) yang berpadu dengan FCW, menggunakan sensor laser inframerah dari Intelligent Cruise Control (ICC), secara terus menerus memonitor dan menganalisis perbedaan kecepatan dengan mobil di depannya.

Kendali Dinamis Mobil (Vehicle Dynamic Control - VDC), yang merupakan versi ESC milik Infiniti, akan memperhitungkan kondisi mobil saat menikung terhadap input lingkar kemudi yang diberi sang pengendara. Sistem secara otomatis akan mengatur keluaran tenaga mesin dan melakukan tekanan pengereman yang dibutuhkan ke masing-masing sudut roda untuk mengatasi gejala oversteer atau understeer.

"Jika teknologi menjadi sebuah ukuran kemewahan, maka mobil ini akan menjadi mobil paling mewah di jalan raya," tambah Ben.

Mobil yang akan hadir musim gugur 2010 di AS ini menawarkan dua model, yaitu M56 dengan mesin V8 5,6 liter bertenaga 420 hp dan M37 dengan mesin V6 3,7 liter bertenaga 330 hp.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau