Ramadhan

Pasar Tanah Abang Penuh Sesak

Kompas.com - 04/09/2010, 22:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasar Regional Tanah Abang bak lautan manusia. Banyaknya pengunjung yang berbelanja membuat pasar tersebut penuh dan sesak. Jika beberapa hari yang lalu, Tanah Abang mulai terlihat sepi, lain halnya untuk hari ini, Sabtu (4/9/2010).

Pemandangan tersebut sudah terlihat sejak pukul 10.00. "Ini udah rame dari tadi pagi, padahal belum semuanya buka, pengunjung udah pada dateng," ujar Pak Sapto, salah satu petugas di Pasar Tanah Abang.

Pantauan Kompas.com hari ini, semua outlet-outlet busana, disesaki pembeli yang berlomba-lomba untuk mendapatkan busana yang mereka inginkan. "Lagi pada banting harga soalnya, jadi aji mumpung lah," tutur Sumarni (45), pengunjung Pasar Tanah Abang.

Sepertinya hal ini tidak akan dilewatkan oleh ibu-ibu maupun yang lainnya, karena ini tidak sering dilakukan bila bukan menjelang Lebaran. "Saya udah dateng dari jam 11.00, pas sampe sini ternyata udah penuh aja," ujar Neneng (40), pengunjung Pasar Tanah Abang yang lainnya.

Karena begitu banyaknya pengunjung, saat ini ternyata sedang di bangun Pasar Tanah Abang Blok B, seperti yang ada di Pusat Grosir Cililitan yang memiliki dua gedung. "Saya baru nempatin kios ini sebulan yang lalu, soalnya di gedung pertama udah penuh," terang Melani (35), pemilik toko busana di Pasar Tanah Abang.

Seperti yang diketahui, membludaknya pengunjung di Pasar Tanah Abang hari ini dikarenakan besok, Minggu (5/9/2010), pasar ditutup. "Katanya besok udah ditutup, jadi saya buru-buru dateng kesini, takut nggak sempat," ujar Masnah (40).

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau