Mudik 2010

Gorong-gorong di Jalinsum Ancam Pemudik

Kompas.com - 05/09/2010, 03:10 WIB

KALIANDA, KOMPAS.com - Para pemudik hendaknya berhati-hati saat melintas Jalan lintas Sumatra (Jalinsum) km 68 Desa Pasuruan, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan. Dititik tersebut terdapat lubang berdiameter satu meter yang sering menyebabkan kecelakaan.

Lubang tersebut berada di sisi kiri jalan (dari arah Bakauheni) atau sisi kanan (dari Kalianda, Bandar Lampung). Posisi lubang berada di tengah jalan dekat dengan marka pemisah jalur. Dilihat dari lebar lubang dan kedalamannya tentu membahayakan terlebih para pengendara sepeda motor.

Menurut Sofyan, warga sekitar, lubang tersebut ada karena gorong-gorong dibawah jalan ambles. "Lubang mulai ada sekitar bulan Mei dan kondisinya terus melebar. Di sini sudah beberapa kali pengendara sepeda motor jatuh karena rodanya terperosok ke dalam lubang," katanya, Sabtu (4/9/2010).

Dinas Pekerjaan Umum (PU) sebenarnya sudah beberapa kali menutup lubang tersebut menjelang arus mudik ini. Penutupan mulai dari menyemennya serta mengaspalnya beberapa kali.Tapi karena lubang muncul lantaran gorong-gorong yang sudah uzur maka usaha tersebut sia-sia.

Jalan kembali berlubang pada Jumat malam (3/9/2010) dan saat ini lubang tersebut terus membesar. Lalu pada Jumat pagi, pihak Satlantas Polres Lamsel sudah memberi tanda berupa pembatas jalan di titik tersebut.

Meski demikian para pengendara tetap harus berhati-hati karena kondisi jalan lurus serta beraspal mulus. Kondisi tersebut sering membuat pengendara terlena hingga kurang mewaspadai jika ada lubang yang bisa membuat celaka.

Kondisi tersebut lebih menghawatirkan terutama saat malam hari karena tidak ada lampu jalan. Kemudian kiri-kanan jalan juga areal persawahan, sehingga tidak ada penerangan di lokasi tersebut.

Di Jalinsum terdapat puluhan gorong-gorong yang mestinya sudah harus diganti. Hal ini karena usia jalan serta gorong-gorongnya lebih dari 30 tahun.  (Tri)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau