Pengungsi Sinabung Bertambah Banyak

Kompas.com - 05/09/2010, 09:55 WIB

MEDAN, KOMPAS.com — Pengungsi Gunung Sinabung yang ditempatkan di sejumlah lokasi penampungan di Kabanjahe, Sabtu (4/9/2010) sekitar pukul 22.00 WIB, bertambah menjadi 21.706 jiwa, yang sebelumnya hanya sekitar 20.595 orang.       Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Karo Jhonson Tarigan, ketika dihubungi dari Medan, mengatakan, penambahan jumlah pengungsi itu terjadi karena sebagian warga meninggalkan rumahnya sebelum letusan Gunung Sinabung, Jumat (3/9/2010) sekitar pukul 04.50 WIB.        Sebelum terjadinya letusan Gunung Sinabung itu, semua warga yang tempat tinggal mereka di atas 6 kilometer meninggalkan rumah dan pergi ke Kabanjahe.        Ribuan pengungsi itu dievakuasi dengan menggunakan mobil milik Pemkab Tanah Karo. "Para pengungsi ditempatkan di sejumlah jambur (tempat adat) di Kabanjahe dan Brastagi," kata Tarigan.

Sementara itu, sebanyak 21.706 pengungsi Gunung Sinabung di Kabanjahe ditampung di 11 lokasi, beberapa di antaranya di Jambur Lige (2.500 jiwa), Jambur Adil Makmur (2.655 jiwa), Jambur Tuah Lopati (1.434 jiwa), Jambur Sempakata (1.267 jiwa), Jambur Dalihan Natolu (1.293 jiwa), dan Gedung KNPI/Serba Guna (560 jiwa).       Sebelumnya, Gunung Sinabung di Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, itu meletus pada Minggu (29/9/2010) sekitar pukul 00.08 WIB dan mengeluarkan asap tebal, percikan api, debu vulkanik, serta partikel belerang yang cukup panas.        Gunung Sinabung memiliki ketinggian 2.640 meter di atas permukaan laut. Koordinat puncak Gunung Sinabung adalah 3 derajat 10 menit LU dan 98 derajat 23 menit BT. Gunung Sinabung ini merupakan gunung tertinggi di Sumatera Utara dan berjarak lebih kurang 110 km arah barat Kota Medan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau