Ambulans udara

Kalla: Jiwa Manusia Tak Ternilai

Kompas.com - 05/09/2010, 10:32 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyediaan empat ambulans udara oleh Palang Merah Indonesia (PMI) memang memakan dana operasional yang tidak sedikit. Namun, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla mengatakan, jiwa manusia tak ternilai dan tak bisa dibandingkan dengan uang. Pengadaan ambulans udara, kata Kalla, akan memberikan pertolongan cepat kepada korban kecelakaan di jalan tol selama arus mudik Lebaran 2010.

"Mana lebih mahal jiwa manusia? Jangan bandingkan uang dengan jiwa manusia," kata Kalla seusai Apel Siaga PMI di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/9/2010).

Menurutnya, dana PMI diperoleh dari bantuan berbagai pihak dan masyarakat. Dana yang terkumpul dikelola untuk pelayanan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. "Jiwa manusia tidak ternilai, kita tidak bisa menghitung biayanya," ujar mantan Wakil Presiden ini.

Ambulans udara dinilai penting untuk mengatasi persoalan terhambatnya gerak ambulans darat saat terjadi kecelakaan di tengah kepadatan arus lalu lintas mudik. Dengan jalur udara, korban akan lebih cepat dievakuasi ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan penyelamatan.

Kepada para kru PMI, Kalla juga berpesan agar melakukan tindakan pengobatan dan penyelamatan secepat-cepatnya. "Waktu satu detik, satu jam, sangat penting untuk menyelamatkan jiwa manusia," katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau