JAKARTA, KOMPAS.com — Penyediaan empat ambulans udara oleh Palang Merah Indonesia (PMI) memang memakan dana operasional yang tidak sedikit. Namun, Ketua Umum PMI Pusat Jusuf Kalla mengatakan, jiwa manusia tak ternilai dan tak bisa dibandingkan dengan uang. Pengadaan ambulans udara, kata Kalla, akan memberikan pertolongan cepat kepada korban kecelakaan di jalan tol selama arus mudik Lebaran 2010.
"Mana lebih mahal jiwa manusia? Jangan bandingkan uang dengan jiwa manusia," kata Kalla seusai Apel Siaga PMI di Lapangan Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/9/2010).
Menurutnya, dana PMI diperoleh dari bantuan berbagai pihak dan masyarakat. Dana yang terkumpul dikelola untuk pelayanan kembali kepada masyarakat yang membutuhkan. "Jiwa manusia tidak ternilai, kita tidak bisa menghitung biayanya," ujar mantan Wakil Presiden ini.
Ambulans udara dinilai penting untuk mengatasi persoalan terhambatnya gerak ambulans darat saat terjadi kecelakaan di tengah kepadatan arus lalu lintas mudik. Dengan jalur udara, korban akan lebih cepat dievakuasi ke rumah sakit dan mendapatkan penanganan penyelamatan.
Kepada para kru PMI, Kalla juga berpesan agar melakukan tindakan pengobatan dan penyelamatan secepat-cepatnya. "Waktu satu detik, satu jam, sangat penting untuk menyelamatkan jiwa manusia," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang