Jalur lintas tengah sumatera

Volume Kendaraan Meningkat 50 Persen

Kompas.com - 05/09/2010, 12:19 WIB

TERBANGGI BESAR, KOMPAS.com — Memasuki H-5 Hari Raya Idul Fitri, arus lalu lintas kendaran di Jalinsum Lampung Tengah meningkat hingga 50 persen dibandingkan hari biasa. Kemacetan kerap kali terjadi, tetapi secara umum situasi lalu lintas masih dikategorikan lancar.

Kasatlantas Polres Lamteng AKP Suharjono menjelaskan, titik rawan macet saat ini adalah di Jalinsum Bandar Jaya, tepatnya di depan Plaza Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Lamteng. "Sekitar setengah kilo, kendaraan harus berjalan merayap," ungkapnya, Minggu (5/9/2010).

Menurutnya, lonjakan pengendara sudah terjadi dalam dua hari terakhir. Ia menuturkan, puncak arus kepadatan terjadi pada sore hari sekitar pukul 17.00 WIB hingga pagi hari. Suharjono mengatakan, pantauan Satlantas, kebanyakan pemudik lebih memilih pulang kampung menggunakan kendaraan pribadi.

"Yang paling banyak adalah pemudik dengan mobil pribadi ketimbang dengan bus atau sepeda motor," jelasnya. Ia menambahkan, memang mulai tampak pemudik yang mengendarai sepeda motor, namun jumlahnya belum terlampau banyak. "Saat ini lonjakan pengendara diperkirakan mencapai 50 persen dibandingkan pada hari biasa," imbuhnya.

Ia memperkirakan peningkatan arus kepadatan lalu lintas tersebut akan terus terjadi hingga puncaknya pada H-3 dan H-2 Hari Raya Idul Fitri. "Meski sudah mulai terjadi kepadatan arus, namun alhamdulillah hingga kini belum terjadi kecelakaan di Jalinsum Lamteng," tuturnya.

Karena itu, ia berharap agar para pengendara tetap mematuhi peraturan lalu lintas. "Kami minta agar pengendara bersikap disiplin, seperti tidak mendahului kendaraan lain di tikungan dan menjaga jarak kendaraan," harapnya. Ia juga mengimbau agar para pengendara yang merasa lelah untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau