KINSHASA, KOMPAS.com — Juru bicara pemerintah, Lamber Mende, kepada AFP, Senin (6/9), mengatakan, sebuah kapal nelayan terbalik di bagian barat Republik Demokratik Kongo dan menewaskan setidaknya 24 orang.
"Sebanyak 24 orang tewas saat perahu nelayan terbalik di Sungai Ruki di Provinsi Equateur, Minggu," katanya mengacu pada anak sungai Kongo. Ia menambahkan, kapal itu membawa antara 24 orang dan 30 orang. Mende mengatakan, satu kecelakaan kapal lain terjadi sehari sebelumnya di Provinsi Kasai-Occidental di Kongo tengah dan 24 orang selamat dengan berenang ke tepian.
Juli lalu, 19 orang secara resmi dinyatakan tewas dan 30 orang hilang setelah sebuah kapal tenggelam antara Provinsi Bandundu dan ibu kota Kinshasa. Kapal dan feri biasa digunakan di negara yang luas itu, di mana terdapat sejumlah danau dan sungai besar, termasuk Sungai Kongo sepanjang 4.700 kilometer.
Kecelakaan sering terjadi karena kelebihan muatan, pemeliharaan yang buruk, serta kurangnya standar keselamatan dan peralatan di kebanyakan kapal yang beroperasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang