MEDAN, KOMPAS.com — Pemerintah pusat memberikan bantuan tambahan sebesar Rp 3 miliar untuk menangani bencana alam letusan Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Bantuan itu diserahkan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada kunjungan ke Sumatera Utara guna meninjau lokasi pengungsian letusan Gunung Sinabung, Senin (6/9/2010). Seusai mendengarkan paparan Gubernur Sumatera Utara Syamsul Arifin dan Bupati Karo Daulta Daniel Dede Sinulingga di Pangkalan TNI AU Medan, Presiden mengatakan, tambahan bantuan tersebut untuk mengelola tahap tanggap darurat bencana. "Ke depan pemerintah akan menambah bantuan dana tunai untuk digunakan benar-benar nanti. Akan saya serahkan Rp 3 miliar nanti," ujarnya. Dana tersebut, jelas Presiden, sebanyak Rp 2 miliar berasal dari Kementerian Sosial dan Rp 1 miliar dari dana yang dikelola oleh Kantor Kepresidenan. Presiden juga menjelaskan tujuan kunjungannya ke lokasi letusan Gunung Sinabung adalah untuk melihat langsung penanganan pengungsi yang hingga Minggu berjumlah 23.510 orang. Selain itu, Kepala Negara juga ingin mendengarkan penjelasan langsung dari para ahli vulkanologi tentang aktivitas Gunung Sinabung yang dapat terjadi pada masa depan. Penjelasan itu, menurut dia, penting untuk mengetahui sampai kapan warga harus bertahan di pengungsian serta antisipasi yang dapat dilakukan menghadapi gunung yang baru meletus lagi sejak 400 tahun lalu itu. Presiden berulang kali meminta kepada Gubernur Sumatera Utara dan Bupati Karo agar menangani pengungsi dengan sebaik-baiknya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang