JAKARTA, KOMPAS.com - Hujan deras yang mengguyur Stasiun Senen Jakarta Pusat, siang ini, Senin (6/9/2010) membuat genangan air cukup tinggi di area tunggu Stasiun Senen.
Meskipun telah dipasangi tenda, air setinggi mata kaki tampak menggenangi area tunggu. Akibatnya, para calon penumpang yang seharusnya belum diperbolehkan masuk peron, berlarian ke dalam peron.
Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Kepala Stasiun Senen, Taviv Saryono mengatakan, pihaknya akan menyediakan pompa untuk menyedot air yang menggenang. "Memang antisipasi juga kita lakukan, sudah disiapkan pompa-pompa untuk menyedot air. Saat ini sedang dalam perjalanan. Pompanya belum stand by, cuma lagi dicari dan dibawa ke sini," ujarnya di Stasiun Senen.
Menurut Taviv, genangan air di Stasiun memang akan terjadi ketika hujan deras. Namun, air hujan hanya akan menggenang sekitar 1,5 jam. "Cepat surut, satu setengah jam juga surut," tambahnya.
Taviv juga mengatakan, aturan bahwa penumpang hanya boleh masuk peron dua jam sebelum kereta mereka datang bersifat fleksibel. Jika kondisi tidak memungkinkan seperti terjadi hujan dan genangan, maka calon penumpang diperbolehkan masuk peron. "Kita fleksibel ya, demi kenyamanan," imbuhnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang