Afganistan: AS Pulang, Rusia Pun Datang

Kompas.com - 06/09/2010, 20:45 WIB

MOSKWA, KOMPAS.com — Rusia ingin bekerja sama dengan Barat dan membantu Afganistan untuk membangun kembali pusat listrik dan fasilitas lainnya era Soviet di negara yang dilanda pemberontakan itu. Hal ini dikatakan seorang pejabat senior pemerintah, Senin (6/9/2010).

"Kami ingin bekerja sama membangun kembali beberapa dari 140 fasilitas penting Soviet," kata pejabat senior yang keberatan disebutkan namanya dalam forum Valdai, pertemuan tahunan para ahli Rusia.

Pernyataan itu mengisyaratkan bahwa Moskwa berusaha meningkatkan perannya di Afganistan tanpa mengirim pasukan.

Moskwa mundur dari Afganistan, 21 tahun lalu, menyusul 10 tahun perang yang menewaskan 15.000 tentara Soviet dan satu juta warga Afganistan.

Pada bulan Januari, utusan khusus Rusia untuk NATO mengatakan, Rusia akan membangun kembali prasarana era Soviet di Afganistan asalkan masyarakat internasional menanggung biaya.

Pejabat tersebut mengatakan, proyek itu termasuk pembangunan kembali atau perbaikan pusat listrik tenaga air dan Terowongan Salang di daerah Gunung Hindu Kush di rute strategis yang menghubungkan anak benua India dengan Asia Tengah.

Moskwa akan membantu operasi militer AS dan NATO dengan memberi jalur pasokan dan bekerja sama dengan negara-negara NATO melalui pengiriman helikopter untuk tentara Afganistan.

Para pejabat Rusia mengatakan, mereka menginginkan Washington dan NATO berhasil di Afganistan. Mereka khawatir, aksi perlawanan kelompok garis keras Islam dan geng narkoba, kendatipun ada kecurigaan di Barat bahwa Moskwa senang melihat tentara Barat tidak berhasil dalam perang di Afganistan.

Namun, mereka menegaskan bahwa masalah Afganistan tidak dapat diselesaikan melalui aksi militer saja. Pejabat itu mengatakan, Moskwa ingin membantu pemulihan kembali ekonomi Afganistan.

Para pengamat mengatakan, membangun kembali prasarana akan membantu perusahaan-perusahaan Rusia dan meningkatkan pengaruh Moskwa di Afgansitan menjelang penarikan tentara AS.

Pasukan Soviet menduduki Afganistan untuk memperkuat sekutu komunis, tetapi gagal dalam konflik dengan para gerilyawan dan mundur pada 1989.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau