Soft tenis

Tim Soft Tenis Ukur Lawan di Kejuaraan Asia Tenggara

Kompas.com - 07/09/2010, 04:26 WIB

Jakarta, Kompas - Kejuaraan Soft Tenis Asia Tenggara 2010 akan menjadi ajang tim nasional soft tenis SEA Games untuk mengukur kekuatan dan mengintip kekuatan lawan. Kejuaraan itu akan berlangsung pada 17-19 September 2010 di Kinabalu, Malaysia.

Ferly Montolalu, atlet soft tenis yang memperkuat timnas SEA Games 2011, Senin (6/9), mengatakan, di kejuaraan soft tenis Asia Tenggara itu, Indonesia akan menghadapi lawan yang sama tangguhnya dengan Indonesia, yaitu tim soft tenis Filipina dan Thailand.

Namun, ujar Ferly, ia optimistis tim Indonesia, khususnya tim putra, bisa menghadapi lawan-lawan dari dua negara itu. Sebagai gambaran, pada Kejuaraan Asia Tenggara Soft Tenis 2006 di Jakarta, tim soft tenis Indonesia meraih juara umum.

Tim Indonesia meraih medali emas dari nomor beregu putra, tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran. Sementara tim putri yang bertanding di nomor tunggal putri dan ganda putri hanya sampai semifinal. Juga untuk tim putri yang bertanding di nomor beregu putri sampai di final.

”Untuk itu, kita perlu melihat kekuatan mereka karena tim Indonesia diperkuat dengan atlet- atlet yang itu-itu saja sejak 2006 sampai sekarang. Sementara tim dari dua negara itu mengalami regenerasi yang cepat,” ujarnya.

Ferly memastikan, tim terus menyiapkan diri. Tim yang terdiri atas lima atlet soft tenis putri dan lima atlet soft tenis putra berlatih intensif hingga 15 September 2010 atau menjelang keberangkatan ke Kinabalu.

Lima medali

August Ferry Raturandang, Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PP Pelti), mengatakan, melihat kekuatan timnas Indonesia, ia menargetkan Indonesia akan meraih lima medali emas dari tujuh nomor cabang soft tenis yang dipertandingkan di SEA Games 2011.

Di ajang kejuaraan dua tahunan ke-26 yang bakal berlangsung di Indonesia itu, cabang soft tenis akan mempertandingkan nomor tunggal putri, ganda putri, tunggal putra, ganda putra, ganda campuran, beregu putri, dan beregu putra. Medali emas Indonesia ditargetkan direbut dari nomor tunggal putra, ganda putra, ganda campuran, beregu putra, dan beregu putri.

”Dengan kekuatan tim putra saat ini, prediksi perolehan medali ada pada mereka. Tim putri diprediksi tidak akan meraih medali karena melihat pengalaman mereka,” ujar Ferry.

Ferry menambahkan, hingga menjelang SEA Games 2011, timnas soft tenis akan terus mengikuti kejuaraan-kejuaraan. Selain sebagai ajang latih tanding, juga sebagai persiapan. (HLN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau