Lebaran

Pengawasan Pemberian THR di Medan Masih Lemah

Kompas.com - 07/09/2010, 04:58 WIB

Medan, Kompas - Pengawasan terhadap pemberian tunjangan hari raya, terutama kepada karyawan kontrak, masih sangat lemah. Hingga H-4 masih banyak karyawan yang belum menerima tunjangan hari raya. Ada pula yang menerima, tetapi jumlahnya tidak sesuai dengan ketentuan.

Padahal sesuai dengan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1969 Pasal 17, pihak yang tidak memberikan THR terancam hukuman kurungan selama tiga bulan atau denda Rp 100.000.

Ketua Federasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (FSBSI) 1992 Kota Medan Yosafati Waruwu, Senin (6/9), mengatakan, pihaknya menerima pengaduan dari karyawan empat perusahaan besar di Sumut. Para karyawan tidak menerima tunjangan sesuai dengan ketentuan.

Dua perusahaan bergerak di sektor pengangkutan, yakni CV BI di Kawasan Industri Medan (KIM) I, Medan, dan PT SCI di Belawan.

Upah minimum sektoral sektor pengangkutan Rp 1.210.000, tetapi para karyawannya hanya menerima Rp 1.100.000.

Selain itu, PT BPS yang bergerak di bidang telekomunikasi membayarkan THR sebesar Rp 900.000, sementara upah minimum sektoral telekomunikasi Rp 1.100.000. Sedangkan buruh lepas kontrak PT GI di Medan Belawan hanya menerima THR Rp 300.000.

”Perusahaan besar saja masih melakukan pelanggaran, apalagi perusahaan kecil,” tutur Yosafati.

Pengamat ketenagakerjaan Sumut, yang juga Ketua Dewan Pengupahan Sumut, J Marbun, mengatakan, pengawasan terhadap pemberian THR dari pemerintah memang masih sangat lemah.

Hal ini terjadi salah satunya karena jumlah pengawas masih kurang. Idealnya, kata Marbun, jumlah pengawas 150 orang.

Saat ini Provinsi Sumut hanya memiliki 100 pengawas untuk mengawasi 10.766 perusahaan. Akan tetapi, kinerja 100 pengawas yang ada pun belum memuaskan. (WSI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau