Selalu Pemanasan Sebelum Berolahraga

Kompas.com - 07/09/2010, 14:11 WIB

KOMPAS.com — Olahraga bermanfaat besar bagi kesehatan tubuh. Tetapi, jika kurang berhati-hati, olahraga malah bisa membuat kita cedera. Risiko cedera yang paling sering terjadi saat berolahraga adalah keseleo. Maka dari itu, perlu persiapan matang dan pemanasan sebelum berolahraga demi menghindari keseleo.

Dokter Marganda dari Rumah Sakit Omni Alam Sutra, Tangerang, mengatakan, ada dua hal yang perlu diperhatikan saat berolahraga. Pertama, persiapan fisik sebelum melakukan olahraga.

Persiapan itu bisa dengan melakukan pemanasan yang cukup. "Pemanasan sebelum berolahraga bertujuan untuk melemaskan otot-otot agar tidak terjadi kram," kata Marganda.

Selain menghindari kram, pelemasan otot juga bisa memudahkan serta melancarkan pergerakan tubuh. Asal Anda tahu, olahraga melibatkan pergerakan otot, sendi, dan tulang dalam intensitas besar. Dengan pemanasan sebelum berolahraga maka darah yang kaya akan nutrisi dan oksigen akan mengalir ke otot sehingga otot siap bekerja berat.

Kedua, pergunakan peralatan pelindung saat berolahraga. Jenis alat pelindung yang digunakan bisa berbeda-beda, tergantung pada jenis olahraganya.

Saat bermain futsal, misalnya, Anda bisa mengenakan pelindung tulang kering. Pelindung yang terbuat dari bahan karet ini berguna untuk melindungi kaki dari cedera akibat benturan keras.

Marganda mengatakan, pemilihan perlengkapan olahraga juga harus tepat dan sesuai kebutuhan. Sebab, kalau tidak sesuai malah bisa juga menimbulkan cendera. "Jangan gunakan sepatu yang kebesaran atau kekecilan," tutur Marganda.

Jenis atau bentuk permainan olahraga juga ikut menentukan risiko cedera. Olahraga yang mengharuskan lebih banyak kontak fisik tentu lebih berisiko ketimbang olahraga lain yang tidak melibatkan kontak fisik.

Contohnya sepak bola. Permainan ini tergolong rentan terhadap risiko keseleo. Bagian tubuh yang berisiko mengalami keseleo mulai dari bagian pergelangan kaki, kaki bagian bawah, hingga lutut, terutama bagian pergelangan dan medial collateral ligament (semacam pengikat sendi tulang).

Meski demikian, apa pun jenis olahraganya tetap berpotensi menimbulkan cedera. "Untuk menghindari cedera, sebaiknya Anda tetap bermain aman saat berolahraga," ujar Marganda.

Bila mengalami cedera, langkah pertama yang harus dilakukan adalah berhenti bermain. Kalau tetap melanjutkan permainan, cedera bisa semakin parah.

Khusus untuk keseleo, setelah beristirahat harus langsung dikompres dengan es. Itu penting untuk menghindari pendarahan. Jika belum membaik juga, Anda bisa memeriksakan diri ke dokter. (Kontan/Sofyan Nur Hidayat)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau