JAKARTA, KOMPAS.com- Para pemudik tujuan kota-kota di Jawa Tengah memadati Terminal Bus Pulogadung, Jakarta Timur pada H-4. Mereka menunggu bus yang menjadi pilihannya, bukan menaiki bus yang armadanya sudah tersedia.
"Pemudik lebih menunggu bus favoritnya. Padahal, bus tersebut belum ada karena masih dalam perjalanan menuju terminal. Hal ini menyebabkan banyak penumpang yang menumpuk di ruang tunggu dan tenda-tenda," kata Kepala Terminal Bus Pulogadung, Muhammad Nur, di Jakarta, Selasa (7/9/2010).
Nur menjelaskan, calon penumpang enggan membeli tiket PO yang armadanya tersedia di area terminal karena faktor kepercayaan. "Ini lebih kepada faktor kepercayaan ketika calon penumpang memilih bus," ujarnya.
Bus-bus yang menjadi idola para pemudik umumnya untuk kota-kota tujuan, seperti Purwokerto, Solo, Pati dan Yogyakarta.
Pada H-4 sejak pukul 08.00 hingga 14.00 WIB, jumlah bus yang berangkat dari Terminal Pulogadung 49 unit dengan total penumpang 1.423 orang. "Angka ini relatif masih normal dan diprediksi akan padat mulai malam ini atau besok pagi (H-2)", ungkap Nur.
Pada masa angkutan Lebaran tahun lalu, jumlah bus yang berangkat 331 yang membawa 1.837 penumpang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang