Kasus mafia pajak

Gayus: Bagus, Dong...

Kompas.com - 08/09/2010, 11:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Hingga perkaranya masuk ke pengadilan, belum ada penetapan terhadap satu pun tersangka dari pihak perusahaan yang diduga menyuap tersangka Gayus Halomoan Tambunan saat bekerja di Direktorat Jenderal Pajak. Padahal, Gayus sudah menjelaskan secara gamblang dari mana saja asal-usul uang Rp 28 miliar di rekeningnya.

Lalu, apa tanggapan Gayus terkait langkah Polri yang belum menjerat pihak perusahaan? "Bagus dong, berarti kan bukan tindak pidana," jawab Gayus ketika ditanya Kompas.com sebelum sidang perdananya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (8/9/2010).

Gayus membantah pernyataan pihak Polri bahwa dia menyebut menerima uang dari 44 perusahaan di dalam berita acara pemeriksaan (BAP). Menurut Gayus, saat diperiksa, ia hanya menyebut tiga perusahaan Bakrie Group, yakni PT Kaltim Prima Coal, PT Arutmin, dan PT Bumi Resource. "Bukan 44, cuma tiga," ujarnya.

Gayus mengaku siap mendengarkan dakwaan dari jaksa penuntut umum yang direncanakan dibacakan siang nanti. "Siap," kata dia sambil membaca 24 lembar dakwaan. Ada dakwaan yang tidak sesuai dengan fakta?, "Nanti aja eksepsi (jawaban atas dakwaan). Nanti biar Bang Buyung (Adnan Buyung Nasution selaku pengacara Gayus) yang jawab," kata pria yang mengenakan batik warna merah itu.

Seperti diketahui, Gayus akan didakwa terkait dua perkara yang menjeratnya, yakni dugaan penyuapan para penyidik serta hakim dan kasus mafia pajak bersama dua atasannya, yakni Maruli Pandapotan Manurung dan Humala Napitupulu. Gayus dikenai Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18, 3, 5, ayat (1) huruf a, Pasal 5 ayat (1) huruf a, Pasal 13, 6 ayat (1) huruf a, Pasal 22 jo Pasal 28 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tipikor jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Dia diancam hukuman penjara paling singkat empat tahun dan paling lama 20 tahun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang
    Bagikan artikel ini melalui
    Oke
    Apresiasi Spesial
    Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
    Rp
    Minimal apresiasi Rp5.000
    Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
    Apresiasi Spesial
    Syarat dan ketentuan
    1. Definisi
      • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
      • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
    2. Penggunaan kontribusi
      • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
      • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
    3. Pesan & Komentar
      • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
      • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
      • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
    4. Hak & Batasan
      • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
      • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
      • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
    5. Privasi & Data
      • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
      • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
    6. Pernyataan
      • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
    7. Batasan tanggung jawab
      • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
      • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
    Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
    Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
    Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
    Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
    Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
    atau