BANDUNG, KOMPAS.com — Jalur Lingkar Nagreg, Kabupaten Bandung menuju Kota Bandung, dikeluhkan pemudik. Jalur itu rawan longsor, terlalu curam, dan penuh material kerikil di sepanjang jalan.
Pemantauan Kompas pada Rabu (8/9/2010), jalur baru lingkar Nagreg menuju Kota Bandung masih terlalu rawan untuk dilewati kendaraan bermotor. Salah satu contoh ruas jalan yang paling mengkhawatirkan ada di antara Pos Polisi Citiis hingga Pos Polisi Tanjakan HP yang berjarak sekitar 1 kilometer.
Akibat hujan deras, dinding tanah sisi kanan dan kiri jalan tergerus sehingga lumpur dan batuan kerikilnya menggenangi jalan. Jalan yang terlalu curam juga menyebabkan beberapa mobil mogok dan sempat membuat kemacetan. Di sepanjang jalan juga tercium bau menyengat dari kampas kopling.
Nurdin, pemudik asal Ciamis menuju Bandung, mengaku terpaksa menyewa jasa ganjal ban yang banyak bertebaran di sekitar jalur itu. Ia khawatir, jalan yang terlalu curam membuat kampas koplingnya rusak. Sepanjang perjalanan, ia juga khawatir bila sewaktu-waktu dinding tanah akan longsor. (CHE)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang